Review Spider-Man: Across the Spider-Verse: Padat, Penuh Kejutan
Rabu, 31 Mei 2023 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Perjalanan Miles menembusi multiverse bersama Gwen membawanya bertemu berbagai macam Spider-People. Ada ratusan varian Spider-Man di film ini yang tampil dengan desain asli mereka. Penggemar Spider-Man akan bersorak kegirangan begitu melihat varian Spider-Man yang mereka kenali. Terlebih, ada sejumlah singgungan ke Marvel Cinematic Universe (MCU).
![Review Spider-Man: Across the Spider-Verse: Padat, Penuh Kejutan]()
Foto: Tom’s Guide
Kaitan ini bakal membuka peluang ke masa depan Spider-Man, sepertinya. Terlebih, tema multiverse di film ini juga sejalan dengan tema besar MCU saat ini, yaitu Multiverse Saga. Bedanya, Multiverse Saga berfokus pada banyak karakter, sementara Spider-Verse berfokus hanya pada Spider-Man dan dunia mereka beserta seabrek permasalahannya.
Sementara, Spider-Man: Across the Spider-Verse menyelami lebih ke kedalaman cerita. Miles harus menghadapi orang tuanya yang terus mengkhawatirkannya. Di sisi lain, cerita Gwen memberikan kedalaman emosi sekaligus membuat penggemar lebih memahami lagi cerita karakternya. Ending cliffhanger-nya membuat penonton akan semakin penasaran.
![Review Spider-Man: Across the Spider-Verse: Padat, Penuh Kejutan]()
Foto: The Illuminerdi
Spider-Man: Across the Spider-Verse adalah petualangan menyenangkan ke dunia Spider-Man. Meski begitu, film ini jadi terasa seperti fan service dengan kemunculan ratusan varian Spider-Man, tapi hanya fokus ke beberapa Spider-Man saja. Sementara, meski punya penjahat bernama Spot, film ini lebih berfokus pada permasalahan yang dihadapi Miles dan juga para Spider-People ini.
Plotnya yang jadi bercabang-cabang membuat film ini jadi agak melelahkan. Sebagai bagian pertama dari film (yang mungkin) dua bagian, Spider-Man: Across the Spider-Verse terlihat padat karena terlalu sibuk menampilkan berbagai macam varian Spider-People-nya. Fokus film ini jadi agak ke mana-mana karena penonton akan lebih sering teralihkan dengan Easter egg dan penampilan para varian Spider-Man itu.
![Review Spider-Man: Across the Spider-Verse: Padat, Penuh Kejutan]()
Foto: PinkNews
Spider-Man: Across the Spider-Verse menawarkan pengalaman mengarungi dunia Spider-Man lewat multiverse yang luas dengan cerita yang lebih gelap dan sedih. Terlihat seperti fan service, film ini bisa dinikmati karena gaya seninya yang berbeda dan bisa beragam hanya dalam satu adegan. Dengan menyinggung kaitan ke MCU, franchise ini punya masa depan yang menjanjikan.

Foto: Tom’s Guide
Kaitan ini bakal membuka peluang ke masa depan Spider-Man, sepertinya. Terlebih, tema multiverse di film ini juga sejalan dengan tema besar MCU saat ini, yaitu Multiverse Saga. Bedanya, Multiverse Saga berfokus pada banyak karakter, sementara Spider-Verse berfokus hanya pada Spider-Man dan dunia mereka beserta seabrek permasalahannya.
Sementara, Spider-Man: Across the Spider-Verse menyelami lebih ke kedalaman cerita. Miles harus menghadapi orang tuanya yang terus mengkhawatirkannya. Di sisi lain, cerita Gwen memberikan kedalaman emosi sekaligus membuat penggemar lebih memahami lagi cerita karakternya. Ending cliffhanger-nya membuat penonton akan semakin penasaran.

Foto: The Illuminerdi
Spider-Man: Across the Spider-Verse adalah petualangan menyenangkan ke dunia Spider-Man. Meski begitu, film ini jadi terasa seperti fan service dengan kemunculan ratusan varian Spider-Man, tapi hanya fokus ke beberapa Spider-Man saja. Sementara, meski punya penjahat bernama Spot, film ini lebih berfokus pada permasalahan yang dihadapi Miles dan juga para Spider-People ini.
Plotnya yang jadi bercabang-cabang membuat film ini jadi agak melelahkan. Sebagai bagian pertama dari film (yang mungkin) dua bagian, Spider-Man: Across the Spider-Verse terlihat padat karena terlalu sibuk menampilkan berbagai macam varian Spider-People-nya. Fokus film ini jadi agak ke mana-mana karena penonton akan lebih sering teralihkan dengan Easter egg dan penampilan para varian Spider-Man itu.

Foto: PinkNews
Spider-Man: Across the Spider-Verse menawarkan pengalaman mengarungi dunia Spider-Man lewat multiverse yang luas dengan cerita yang lebih gelap dan sedih. Terlihat seperti fan service, film ini bisa dinikmati karena gaya seninya yang berbeda dan bisa beragam hanya dalam satu adegan. Dengan menyinggung kaitan ke MCU, franchise ini punya masa depan yang menjanjikan.
Lihat Juga :