Studi: Gemar Nonton Film Porno Bisa Bikin Disfungsi Ereksi
Jum'at, 24 Juli 2020 - 04:37 WIB
loading...
Menonton film dewasa terkait dengan disfungsi ereksi dan ketidakpuasan yang lebih besar dengan seks bersama pasangan. / Foto: ilustrasi/NY Times
A
A
A
JAKARTA - Surveidaring terbaru menunjukkan bahwa menonton pornografi terkait dengan disfungsi ereksi dan ketidakpuasan yang lebih besar terhadap seksdengan pasangan . Tetapi para pakar kesehatan seksual mengatakan ada lebih banyak hal pada pornografi , termasuk bagaimana menggunakannya, apa yang dilihat, dan apakah hubungan seksual yang khas dapat mengimbangi apa yang ditampilkan di layar.
(Baca juga: 10 Tanda Pria Menyukai Anda, Jauh dari Sekadar Teman )
" Pornografi itu sendiri bukan masalahnya, melainkan cara penggunaannya dapat merugikan," ujar S Arah Melancon, PhD, seorang seksolog klinis dilansir dari Healthline, Kamis (23/7).
Namun, para peneliti dari Belgia, Denmark, dan Inggris mengatakan, jumlah pornografi yang ditonton pria terkait dengan fungsi ereksi yang lebih buruk dengan hanya 65% responden menilai seks dengan pasangan lebih merangsang daripada pornografi . Temuan ini didasarkan pada survei online 118 pertanyaan yang diiklankan di media sosial di Belgia dan Denmark.
Penelitian ini melibatkan 3.267 pria yang mencakup berbagai bagian kesehatan seksual , seperti masturbasi, seberapa sering mereka mengonsumsi film porno, dan tentang aktivitas seksual mereka yang lain. Kuesioner ini berfokus pada pria yang melaporkan melakukan hubungan seksual dalam sebulan terakhir, tetapi tidak menentukan kapan hal itu seharusnya terjadi.
(Baca juga: 10 Tanda Pria Menyukai Anda, Jauh dari Sekadar Teman )
" Pornografi itu sendiri bukan masalahnya, melainkan cara penggunaannya dapat merugikan," ujar S Arah Melancon, PhD, seorang seksolog klinis dilansir dari Healthline, Kamis (23/7).
Namun, para peneliti dari Belgia, Denmark, dan Inggris mengatakan, jumlah pornografi yang ditonton pria terkait dengan fungsi ereksi yang lebih buruk dengan hanya 65% responden menilai seks dengan pasangan lebih merangsang daripada pornografi . Temuan ini didasarkan pada survei online 118 pertanyaan yang diiklankan di media sosial di Belgia dan Denmark.
Penelitian ini melibatkan 3.267 pria yang mencakup berbagai bagian kesehatan seksual , seperti masturbasi, seberapa sering mereka mengonsumsi film porno, dan tentang aktivitas seksual mereka yang lain. Kuesioner ini berfokus pada pria yang melaporkan melakukan hubungan seksual dalam sebulan terakhir, tetapi tidak menentukan kapan hal itu seharusnya terjadi.
Lihat Juga :