Dukung Pengembangan Karier, Organisasi Musisi Indonesia dan Malaysia Jalin Kerja Sama
Sabtu, 03 Juni 2023 - 23:54 WIB
loading...
Kerja sama yang dilakukan FESMI dan KARYAWAN itu meliputi mekanisme pengumpulan informasi berdasarkan fakta yang independen di masing-masing negara. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Meminimalisir permasalahan yang menimpa musisi ketika sedang bekerja di negeri seberang, Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI) menjalin kesepakatan dengan Malaysian Artiestes Association atau Asosiasi Artis Musik Malaysia (KARYAWAN).
Kerja sama yang dilakukan FESMI dan KARYAWAN itu meliputi mekanisme pengumpulan informasi berdasarkan fakta yang independen di masing-masing negara.
Sebagaimana telah disebutkan, melalui kerja sama tersebut, apabila nantinya artis negara mitra mengalami masalah saat berada di negara kedua belah pihak, maka kendala itu bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan tepat.
Baca juga: Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Alan Walker dalam Lagu
Adapun, poin besar kerja sama lain dari kedua organisasi itu adalah memfasilitasi pengembangan karier artis masing-masing negara.
"Kerja sama ini agar artis asal negara masing-masing dapat nyaman pentas di negeri satunya," ungkap Ketua Umum FESMI, Candra Darusman usai jumpa pers di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Juni 2023.
Pada kesempatan sama, President KARYAWAN, Datuk Freddie Fernandez berharap kolaborasi ini bisa mengawali era kerja kedua negara yang saling menguntungkan dalam industri musik.
"Ini akan menjadi sebuah hubungan yang mutual di mana pertukaran ide, kolaborasi musik, dan pertukaran talenta antara dua negara menjadi dimungkinkan," ujar Datuk Freddie Fernandez.
Baca juga: Alan Walker Tutup Penampilannya di Jakarta E-Prix 2023 dengan Kibarkan Bendera Merah Putih
Sementara itu, acara penandatangan kesepakatan kerja sama (MoU) ini turut diikuti perwakilan organisasi di industri musik Tanah Air. Beberapa di antaranya Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI); Ikatan Manager Artis Indonesia, Forum Backstagers Indonesia, dan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).
Kerja sama yang dilakukan FESMI dan KARYAWAN itu meliputi mekanisme pengumpulan informasi berdasarkan fakta yang independen di masing-masing negara.
Sebagaimana telah disebutkan, melalui kerja sama tersebut, apabila nantinya artis negara mitra mengalami masalah saat berada di negara kedua belah pihak, maka kendala itu bisa diselesaikan dengan lebih cepat dan tepat.
Baca juga: Ini Pesan yang Ingin Disampaikan Alan Walker dalam Lagu
Adapun, poin besar kerja sama lain dari kedua organisasi itu adalah memfasilitasi pengembangan karier artis masing-masing negara.
"Kerja sama ini agar artis asal negara masing-masing dapat nyaman pentas di negeri satunya," ungkap Ketua Umum FESMI, Candra Darusman usai jumpa pers di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Juni 2023.
Pada kesempatan sama, President KARYAWAN, Datuk Freddie Fernandez berharap kolaborasi ini bisa mengawali era kerja kedua negara yang saling menguntungkan dalam industri musik.
"Ini akan menjadi sebuah hubungan yang mutual di mana pertukaran ide, kolaborasi musik, dan pertukaran talenta antara dua negara menjadi dimungkinkan," ujar Datuk Freddie Fernandez.
Baca juga: Alan Walker Tutup Penampilannya di Jakarta E-Prix 2023 dengan Kibarkan Bendera Merah Putih
Sementara itu, acara penandatangan kesepakatan kerja sama (MoU) ini turut diikuti perwakilan organisasi di industri musik Tanah Air. Beberapa di antaranya Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI); Ikatan Manager Artis Indonesia, Forum Backstagers Indonesia, dan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).
(nug)
Lihat Juga :