Review Transformers: Rise of the Beasts: Ringkas dan Membumi
Rabu, 07 Juni 2023 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Mirage, autobot baru yang diperkenalkan di film ini, bakal membuat penonton bersuka cita. Dia funky, asyik, cuek, tapi punya kemampuan yang menarik. Dia adalah salah satu Autobot dengan jurus kage bunshin no jutsu. Penampilannya yang selengekan membuat film ini jadi terasa lebih menyenangkan untuk ditonton.
![Review Transformers: Rise of the Beasts: Ringkas dan Membumi]()
Foto: Digital Spy
Sementara Noah, yang entah bagaimana tidak pas sebagai seorang mantan veteran perang, memberikan penampilan yang canggung tapi kocak. Meski awalnya skeptis dengan para robot alien itu, dia akhirnya menjadi sekutu kuat Autobot. Dia bahkan bisa menantang otoritas Optimus Prime.
Transformers: Rise of the Beast juga memperkenalkan Maximal. Ada empat Maximal yang tampil di sini, yaitu Optimus Primal, Cheetor, Battletrap, dan Airazor. Di film ini, mereka memberikan penampilan yang punya dampak besar pada ceritanya. Mereka bahkan menjadi bagian penting dari film ini sejak awal.
![Review Transformers: Rise of the Beasts: Ringkas dan Membumi]()
Foto: Consequence of Sound
Film ini berkisah tentang Unicron yang ingin melahap planet. Dia mempekerjaan minion-nya, yang dipimpin Scourge, untuk melakukan misinya. Ini membuat bumi dalam bahaya. Optimus Prime dan Autobot pun beraksi. Dengan bantuan Noah Diaz dan Elena, mereka kemudian bergerak dan mendapatkan bantuan dari para Maximal.
Bagian tengah film ini agak terasa meh, dan dialog-dialognya pun kurang asyik. Tapi, bagian akhirnya penuh aksi yang seru. Pertarungan antara Transformers yang eksplosif memang tidak ditinggalkan di film ini. Tapi, skalanya sudah tidak sebesar sebelumnya. Meski begitu, justru ini yang membuat film ini jadi enak ditonton.
Penonton akan lebih bisa menikmati aksinya dengan berkurangnya ledakan ini. Selain itu, ini juga membuat ceritanya jadi lebih mengalir. Tanpa durasi yang panjang, sekitar 1 jam 57 menit, film ini terasa padat dan pas. Transformers: Rise of the Beasts tidak bertele-tele dalam bercerita dan, meskipun full action, film ini tidak terasa berlebihan.

Foto: Digital Spy
Sementara Noah, yang entah bagaimana tidak pas sebagai seorang mantan veteran perang, memberikan penampilan yang canggung tapi kocak. Meski awalnya skeptis dengan para robot alien itu, dia akhirnya menjadi sekutu kuat Autobot. Dia bahkan bisa menantang otoritas Optimus Prime.
Transformers: Rise of the Beast juga memperkenalkan Maximal. Ada empat Maximal yang tampil di sini, yaitu Optimus Primal, Cheetor, Battletrap, dan Airazor. Di film ini, mereka memberikan penampilan yang punya dampak besar pada ceritanya. Mereka bahkan menjadi bagian penting dari film ini sejak awal.

Foto: Consequence of Sound
Film ini berkisah tentang Unicron yang ingin melahap planet. Dia mempekerjaan minion-nya, yang dipimpin Scourge, untuk melakukan misinya. Ini membuat bumi dalam bahaya. Optimus Prime dan Autobot pun beraksi. Dengan bantuan Noah Diaz dan Elena, mereka kemudian bergerak dan mendapatkan bantuan dari para Maximal.
Bagian tengah film ini agak terasa meh, dan dialog-dialognya pun kurang asyik. Tapi, bagian akhirnya penuh aksi yang seru. Pertarungan antara Transformers yang eksplosif memang tidak ditinggalkan di film ini. Tapi, skalanya sudah tidak sebesar sebelumnya. Meski begitu, justru ini yang membuat film ini jadi enak ditonton.
Penonton akan lebih bisa menikmati aksinya dengan berkurangnya ledakan ini. Selain itu, ini juga membuat ceritanya jadi lebih mengalir. Tanpa durasi yang panjang, sekitar 1 jam 57 menit, film ini terasa padat dan pas. Transformers: Rise of the Beasts tidak bertele-tele dalam bercerita dan, meskipun full action, film ini tidak terasa berlebihan.
Lihat Juga :