Kisah Petani yang 'Insaf' Bertani Tembakau, Kini Pilih Tanam Ubi Jalar hingga Cabai

Kamis, 08 Juni 2023 - 19:31 WIB
loading...
A A A
"Kalau tembakau, penghasilan ada tapi tidak sesuai yang diharapkan. Kalau ubi harganya sesuai dengan petani dan menguntungkan. Alhamdulillah lebih sejahtera," sambungnya.

Kisah senada diceritakan warga Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Agus Toni, yang sudah bertani tembakau selama 10 tahun. Namun, lima tahun belakangan dia memilih beralih menjadi petani cabai.

Toni mengaku untung ketika menjadi petani cabai. Karena tanaman cabai bisa panen berkali-kali ketimbang tembakau yang jangka waktu panennya panjang, yaitu hingga 6 bulan.

Baca Juga: NU Dukung Upaya Pengurangan Risiko Tembakau

"Kalau tembakau itu penghasilannya satu pintu, hanya ke industri rokok, yang nentuin harga pabrik, petani nggak bisa nawar. Kalau di sini (cabai) petani bisa nawar," ungkap Agus Toni.

"Keuntungannya juga jauh lebih banyak ketika bertani sayuran. Walaupun kadang harga sayur naik turun, tapi seringnya naik. Dibanding tembakau harganya di bawah rata-rata. Harga tembakau Rp5.000 per kilo, tapi kalau cuaca ekstrem cuma Rp2.000 atau Rp1.000 per kilo. Kalau nanam tembakau pas hujan harganya anjlok," lanjutnya.

Melihat peluang yang lebih menguntungkan bertani sayuran, Toni mengungkapkan kalau sebagian petani di dusunnya kini beralih ke hortikultura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
FDA Setujui Klaim Risiko...
FDA Setujui Klaim Risiko Lebih Rendah untuk 20 Varian ZYN
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Rekomendasi
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved