Kenapa Orang Fobia Air dan Cahaya usai Digigit Anjing Rabies? Ini Penjelasan Dokter
Sabtu, 17 Juni 2023 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
"Rabies itu akan menyebar dari lokasi gigitan, dia akan berkembang, kemudian masuk ke sistem saraf, yaitu otak. Begitu naik ke otak, dia kemudian akan menyebar ke seluruh tubuh," jelas Dr. Novie dalam media briefing IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) secara daring, Sabtu (17/6/2023).
"Begitu otak sudah terkena akan timbul gejala, dalam hal ini salah satunya hydrophobia. Takut air, takut udara," lanjut dia.
Dr. Novie juga menyampaikan jika hydrophobia yang muncul akibat gigitan anjing rabies terjadi karena orang yang tergigit akan merasa nyeri, tercekik, hingga kesulitan bernapas saat minum air atau terkena cahaya.
Umumnya, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, seseorang yang sudah mengalami gejala hydrophobia pasca digigit anjing rabies, tingkat kematiannya bisa mencapai 99,9 persen.
"Bagaimana dia tidak takut air kalau mau minum aja merasa nyeri, merasa seperti tercekik, tidak bisa bernafas, tentu anak tersebut tidak akan minum, akibatnya produksi air liur tidak terkumpul, dan seperti dikatakan tadi, bila sudah ada gejala, 99.9 persen akan meninggal," paparnya.
"Begitu otak sudah terkena akan timbul gejala, dalam hal ini salah satunya hydrophobia. Takut air, takut udara," lanjut dia.
Dr. Novie juga menyampaikan jika hydrophobia yang muncul akibat gigitan anjing rabies terjadi karena orang yang tergigit akan merasa nyeri, tercekik, hingga kesulitan bernapas saat minum air atau terkena cahaya.
Umumnya, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, seseorang yang sudah mengalami gejala hydrophobia pasca digigit anjing rabies, tingkat kematiannya bisa mencapai 99,9 persen.
"Bagaimana dia tidak takut air kalau mau minum aja merasa nyeri, merasa seperti tercekik, tidak bisa bernafas, tentu anak tersebut tidak akan minum, akibatnya produksi air liur tidak terkumpul, dan seperti dikatakan tadi, bila sudah ada gejala, 99.9 persen akan meninggal," paparnya.
Lihat Juga :