Virus Corona Bisa Menular Melalui Udara?

Sabtu, 25 Juli 2020 - 16:12 WIB
loading...
Virus Corona Bisa Menular...
Virus corona awalnya dianggap menyebar hanya melalui kontak dengan tetesan bersin dan batuk dari orang yang terinfeksi. Tetapi, kini dikabarkan bisa menyebar melalui udara, benarkah? Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Virus corona baru awalnya dianggap menyebar hanya melalui kontak dengan tetesan bersin dan batuk dari orang yang terinfeksi. Tetapi, baru-baru ini virus tersebut dikabarkan menyebar melalui udara dan para ilmuwan meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membuat perubahan dalam pedoman karena ada banyak bukti yang mendukung klaim itu.

Namun, potensi virus corona airborne atau udara masih belum diketahui dan beberapa ahli merekomendasikan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Temuan baru-baru ini telah menjawab pertanyaan tentang bagaimana infeksi dapat menular melalui virus corona, dan itu bukan kabar baik.

Sebuah studi baru yang dilakukan di Universitas Nebraska telah menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa SARS-CoV-2 yang diambil dari mikrodroplet, didefinisikan di bawah lima mikron, dapat mereplikasi dalam kondisi laboratorium.

Sebelumnya, para peneliti telah mengatakan bahwa tidak hanya tetesan dari bersin dan batuk, tetapi mikrodroplet yang dilepaskan saat berbicara atau bernafas juga dapat menyebarkan virus corona baru, dan temuan penelitian mendukung pernyataan tersebut. Studi ini juga meningkatkan gagasan bahwa jarak sosial sejauh enam kaki mungkin tidak cukup, dan pedoman jarak sosial baru mungkin perlu diterapkan untuk menghindari penyebaran virus corona baru.

Namun, hasil penelitian ini masih harus ditinjau. Tim peneliti yang sama juga melakukan penelitian dan menemukan bahwa virus itu tetap mengudara di kamar pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit, dan penelitian ini siap diterbitkan dalam jurnal, kata penulis utama penelitian tersebut.

"Ini sebenarnya cukup sulit untuk mengumpulkan sampel," kata Joshua Santarpia, seorang profesor di Universitas Nebraska Medical Center mengatakan kepada AFP dilansir dari Times Now News, Sabtu (25/7). (Baca juga: Peneliti Mungkin Tak Pernah Mengembangkan Kekebalan Terhadap Covid-19 ).

Tim menggunakan perangkat seukuran ponsel untuk merekam keberadaan virus corona baru, tetapi para peneliti mengatakan bahwa kemungkinan menemukan bahan apa pun langka, karena konsentrasi biasanya sangat rendah.

Sampel dari lima kamar pasien yang terbaring di tempat tidur diambil, sekitar 30 cm dari kaki tempat tidur mereka. Para pasien berbicara, yang menghasilkan mikrodroplet yang melayang di udara selama beberapa jam, dalam apa yang disebut sebagai aerosol. Beberapa pasien juga batuk.

Tim berhasil mengumpulkan mikrodroplet sekecil satu mikron dengan diameter, dan menempatkan tetesan ini dalam tempat di mana mereka dapat tumbuh. Hasilnya ditemukan bahwa tiga dari 18 sampel mampu mereplikasi. Ini membuktikan mikrodroplet dapat muncrat lebih jauh dari tetesan yang lebih besar juga mampu menginfeksi orang.

Pada 7 Juli WHO mengubah pedomannya terkait transmisi COVID-19 di udara dan mengatakan bahwa ada bukti untuk mendukung klaim tersebut. Linsey Marr, seorang profesor di Virginia Tech yang merupakan pakar dalam penularan virus melalui udara dan tidak terlibat dalam penelitian itu, mengatakan jarang mendapatkan pengukuran jumlah virus yang ada di udara, lapor AFP.

"Berdasarkan apa yang kita ketahui tentang penyakit lain dan apa yang kita ketahui sejauh ini tentang SARS-CoV-2, saya pikir kita dapat berasumsi bahwa jika virus menular aerosol, maka kita dapat terinfeksi dengan menghirupnya," jelas Marr.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Influenza di China...
Kasus Influenza di China Meroket, Permintaan Obat Antivirus Tinggi
Mengatasi Polusi Udara...
Mengatasi Polusi Udara lewat Transportasi Ramah Lingkungan
Polio Jadi Penyakit...
Polio Jadi Penyakit Berbahaya karena Tak Miliki Antivirus
Viral! Wanita Ini Beli...
Viral! Wanita Ini Beli Udara Bandung dan Jakarta lewat E-commerce, Ulasannya Bikin Ngakak
Tips Anak Terhindar...
Tips Anak Terhindar ISPA, Jangan Jajan Sembarangan hingga Pakai Masker
6 Cara Tingkatkan Kualitas...
6 Cara Tingkatkan Kualitas Hidup Sehat, Bisa Hindari Terkena ISPA
Jaga Kualitas Udara...
Jaga Kualitas Udara saat Kemarau, BMKG Pasang Alat OMC di Gedung Tinggi Jakarta
Kualitas Udara Jakarta...
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Ini Respons Pramono
Polusi Udara Melanda...
Polusi Udara Melanda New Delhi, Warga Serukan Demonstrasi Massal
Rekomendasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Berita Terkini
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved