Pertama di Indonesia, Wicaraku Hadirkan Jasa Terapi Wicara yang Dipanggil ke Rumah

Rabu, 21 Juni 2023 - 18:08 WIB
loading...
Pertama di Indonesia,...
Seorang anak sedang menjalani terapi wicara dipandu oleh terapis. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anak-anak memiliki tingkat perkembangan yang berbeda. Namun, orang tua harus paham kapan seorang anak mencapai titik perkembangan tertentu sesuai dengan usianya.

Salah satu indikatornya adalah pada usia berapa anak secara umum sudah bisa berbicara. Ketika perkembangan anak tidak sesuai dengan panduan tumbuh kembangnya, bisa jadi dia mengalami keterlambatan bicara.

Orang tua harus mengacu pada panduan tumbuh kembang anak tersebut ketika mengamati tumbuh kembang anak. Panduan ini biasanya dapat diperoleh di rumah sakit, puskesmas, atau posyandu. Jika orang tua mulai merasa ada masalah pada perkembangan wicara dan bahasa anak, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui apakah anak memerlukan terapi wicara.

Di Indonesia sendiri, terapis wicara hanya ada 2.000 orang. Hal itu berbanding terbalik di mana 1 dari 300 anak di Indonesia saat ini mengalami gangguan dalam berkomunikasi.

Tidak hanya itu, terapi ini juga umumnya hanya bisa dilakukan di rumah sakit dan klinik mandiri yang membutuhkan usaha lebih dari para orang tua, baik dari segi waktu maupun efisiensi terapi tersebut.

Melihat hal tersebut, Hasnal Wenes, Aditya Said, dan Ananda Farrell yang sebelumnya berhasil menciptakan platform layanan fisioterapi home visit pertama di Indonesia bernama Fisiohome, memutuskan untuk mendirikan Wicaraku. Wicaraku hadir sebagai solusi untuk kebutuhan layanan terapi wicara home visit yang lebih mudah diakses masyarakat.

Sang Founder dan CEO Hasnal Wenes menerangkan, Wicaraku lahir dari banyaknya permintaan terapi wicara ke rumah dari pasien Fisiohome dalam setahun terakhir ini.

"Banyak dari pasien kami yang merasakan manfaat dari kemudahan layanan home visit, lalu menanyakan apakah kami juga bisa menyediakan terapi wicara dengan konsep panggilan ke rumah yang sama untuk anggota keluarga dan kerabat mereka," paparnya melalui keterangan tertulis, Rabu (21/6/2023).

Aditya Said, Founder dan COO Wicaraku, menambahkan, terapi wicara tidak bisa dilakukan sekali saja, butuh dukungan, dan peran aktif baik dari pasien maupun pendamping untuk secara rutin serta terjadwal melakukan terapi.

"Berangkat dari hal tersebut, Wicaraku hadir sebagai home visit terapi wicara yang memungkinkan pasien mendapatkan layanan terapi wicara tanpa terhalang waktu dan jarak," ujarnya.

Wicaraku menawarkan jasa terapi wicara ke rumah yang cepat dan mudah diakses. Pasien cukup menghubungi melalui WhatsApp untuk berkonsultasi dan juga penjadwalan.

Meskipun sebagian besar pengguna saat ini adalah untuk treatment keterlambatan bicara pada anak, namun Wicaraku sebenarnya menawarkan semua kebutuhan terapi wicara seperti perawatan pasca stroke, pengidap kanker, pengidap parkinson, cerebral palsy, down syndrom, disfagia, dan afasia. Terapi ini juga dilakukan oleh terapis yang telah memiliki sertifikat serta gelar pendidikan sebagai ahli terapi wicara dan bahasa.

"Kami bekerja sama dengan mitra terapis seperti Terapi Wicara Indonesia (TWI) serta universitas-universitas sehingga setiap lulusan dan alumni bisa langsung bergabung menjadi terapis di Wicaraku,” tutup Aditya Said.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baru di ShopeeVIP! Gratis...
Baru di ShopeeVIP! Gratis Akses Nonton di OTT Buat Kamu!
VISION+ Hadir di Platform...
VISION+ Hadir di Platform Oxygen.id, Perkuat Sinergi Digital dan Hiburan Rumah
Kolaborasi IRRA–Mandaya...
Kolaborasi IRRA–Mandaya Royal Hospital Puri, Langkah Strategis Perluas Terapi Apheresis
Mengenal Terapi Topi...
Mengenal Terapi Topi Dingin, Cara Kate Middleton Atasi Rambut Rontok selama Perawatan Kanker?
Atasi Syaraf Kejepit...
Atasi Syaraf Kejepit dan Struktur Tubuh Bermasalah dengan Terapi Genqi
Misi Mustahil Tom Cruise...
Misi Mustahil Tom Cruise Hilangkan Kantung Mata, Mulai Jalani Krioterapi
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Inovasi Terapi Standar...
Inovasi Terapi Standar Global untuk Penderita Stroke di Indonesia
Prof Deby Vinski Dorong...
Prof Deby Vinski Dorong Terapi Gen Jadi Harapan Baru Kesehatan Indonesia
Rekomendasi
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Berita Terkini
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Barongsai PRJ 2026 Sedot...
Barongsai PRJ 2026 Sedot Perhatian Pengunjung, Anak-Anak Antusias Beri Angpao
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved