9 Film Blockbuster Paling Rugi di Sepanjang Awal 2023
Kamis, 13 Juli 2023 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
65 adalah film science-fiction asli yang bukan bagian dari franchise besar. Film ini berkisah tentang seorang pilot antariksa dan gadis kecil yang harus berusaha bertahan hidup setelah pesawat mereka jatuh di bumi yang dihuni dinosaurus. Namun, meski dibintangi aktor sekaliber Adam Driver, film ini tidak menarik orang untuk menontonnya di bioskop.
Film ini dibuat dengan dana sekitar USD91 juta (Rp1,36 triliun), 65 hanya meraup USD60,7 juta (Rp908,7 miliar). Salah satu faktor buruknya penampilan film ini adalah jadwal perilisannya. Dirilis Maret, film ini harus bersaing dengan sejumlah seri baru dari franchise besar yang sudah dinantikan para penggemar.
![9 Film Blockbuster Paling Rugi di Sepanjang Awal 2023]()
Foto: Deadline
Honor Among the Thieves adalah reboot trilogi Dungeons & Dungeons yang dimulai pada 2000. Penggemar suka film ini karena asyik, seru, dan kocak. Tapi, meski kualitas produksinya sangat diperhatikan, penampilan komersialnya tidak sebagus yang diharapkan.
Film ini memang mendapatkan ulasan yang bagus baik dari kritikus dan penonton. Tapi, ini tidak membantu film itu laku banget di pasaran. Dari anggaran produksi yang mencapai USD150 juta (Rp2,2 triliun), di luar termasuk anggaran marketing, film itu hanya meraup USD208 juta (Rp3,11 triliun). Makanya, meski angkanya terlihat besar, film ini dianggap gagal secara komersial.
![9 Film Blockbuster Paling Rugi di Sepanjang Awal 2023]()
Foto: IGN
Hypnotic dipasarkan sebagai sebuah thriller baru yang bakal bikin penontonnya penasaran. Disutradarai Robert Rodriguez dan dibintangi Ben Affleck, apa yang bisa salah dari film yang bakal bikin penggemar Inception ini menontonnya? Ternyata tidak semudah itu. Film ini berkisah tentang sekelompok orang yang punya kemampuan mengendalikan orang lain lewat pikiran.
Tapi, marketing-nya yang buruk membuat film ini nyaris tidak terdengar gaungnya. Studionya bahkan tidak terlalu mempromosikan film ini. Terlebih, film ini mendapatkan ulasan buruk karena lebih mirip serial kriminal di televisi. Dari anggaran USD65 juta (Rp973 miliar), film ini hanya meraup USD6,7 juta (Rp100,2 miliar) di box office.
![9 Film Blockbuster Paling Rugi di Sepanjang Awal 2023]()
Foto: Disney
Sampai saat ini, Pixar masih belum bisa memulihkan dirinya dari dampak pandemi. Meski kualitas produksinya konsisten, film-film mereka langsung masuk Disney+. Belum lagi, tahun lalu, salah satu film mereka dilarang tayang di banyak negara. Tahun ini, mereka mencoba kembali menarik penonton lewat Elemental.
Film itu adalah sebuah kisah cinta antara cewek api dan cowok air dengan latar cerita kehidupan imigran. Visualnya memang indah, tapi, ini tetap tidak membuat orang ingin menonton film ini di bioskop. Dibuat dengan dana USD200 juta, Elemental hanya meraup USD257,5 juta (Rp3,8 triliun) setelah sebulan tayang di bioskop.
Film ini dibuat dengan dana sekitar USD91 juta (Rp1,36 triliun), 65 hanya meraup USD60,7 juta (Rp908,7 miliar). Salah satu faktor buruknya penampilan film ini adalah jadwal perilisannya. Dirilis Maret, film ini harus bersaing dengan sejumlah seri baru dari franchise besar yang sudah dinantikan para penggemar.
6. Dungeons and Dragons: Honor Among the Thieves

Foto: Deadline
Honor Among the Thieves adalah reboot trilogi Dungeons & Dungeons yang dimulai pada 2000. Penggemar suka film ini karena asyik, seru, dan kocak. Tapi, meski kualitas produksinya sangat diperhatikan, penampilan komersialnya tidak sebagus yang diharapkan.
Film ini memang mendapatkan ulasan yang bagus baik dari kritikus dan penonton. Tapi, ini tidak membantu film itu laku banget di pasaran. Dari anggaran produksi yang mencapai USD150 juta (Rp2,2 triliun), di luar termasuk anggaran marketing, film itu hanya meraup USD208 juta (Rp3,11 triliun). Makanya, meski angkanya terlihat besar, film ini dianggap gagal secara komersial.
5. Hypnotic

Foto: IGN
Hypnotic dipasarkan sebagai sebuah thriller baru yang bakal bikin penontonnya penasaran. Disutradarai Robert Rodriguez dan dibintangi Ben Affleck, apa yang bisa salah dari film yang bakal bikin penggemar Inception ini menontonnya? Ternyata tidak semudah itu. Film ini berkisah tentang sekelompok orang yang punya kemampuan mengendalikan orang lain lewat pikiran.
Tapi, marketing-nya yang buruk membuat film ini nyaris tidak terdengar gaungnya. Studionya bahkan tidak terlalu mempromosikan film ini. Terlebih, film ini mendapatkan ulasan buruk karena lebih mirip serial kriminal di televisi. Dari anggaran USD65 juta (Rp973 miliar), film ini hanya meraup USD6,7 juta (Rp100,2 miliar) di box office.
4. Elemental

Foto: Disney
Sampai saat ini, Pixar masih belum bisa memulihkan dirinya dari dampak pandemi. Meski kualitas produksinya konsisten, film-film mereka langsung masuk Disney+. Belum lagi, tahun lalu, salah satu film mereka dilarang tayang di banyak negara. Tahun ini, mereka mencoba kembali menarik penonton lewat Elemental.
Film itu adalah sebuah kisah cinta antara cewek api dan cowok air dengan latar cerita kehidupan imigran. Visualnya memang indah, tapi, ini tetap tidak membuat orang ingin menonton film ini di bioskop. Dibuat dengan dana USD200 juta, Elemental hanya meraup USD257,5 juta (Rp3,8 triliun) setelah sebulan tayang di bioskop.
Lihat Juga :