5 Film Korea dengan Tema yang Tabu di Negaranya tapi Sukses Besar

Jum'at, 21 Juli 2023 - 17:54 WIB
loading...
A A A
Film ini mengangkat kisah nyata yang terjadi pada 1981 alias terjadi pada masa rezim militer. Kisahnya tentang sejumlah murid dan guru yang ditahan oleh polisi tanpa bukti kesalahan yang jelas.

Seorang pengacara yang materialistis bernama Song Woo-suk (Song Kang-ho) terlibat dalam menangani kasus ini, membuatnya malahan jadi sosok yang tulus menolong para korban kesewenang-wenangan pemerintah.

The Attorney ditonton hingga lebih dari 11 juta orang di Korea Selatan, membuatnya duduk dalam daftar film Korea dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Pemain lainnya ada Kim Young-ae, Oh Dal-su, Kwak Do-won, Im Si-wan, dan Lee Sung-min.

Baca Juga: 11 Film Korea Rating Tertinggi Sepanjang Masa di MyDramaList, Ada Aktris Bermasalah

5. The Truth Shall Not Sink With Sewol (2014)

5 Film Korea dengan Tema yang Tabu di Negaranya tapi Sukses Besar

Foto: Cinemadal

Tragedi kapal ferry Sewol atau Sewol Ferry jadi salah satu sejarah kelam di Korea Selatan. Kecelakaan ini menewaskan lebih dari 300 orang, kebanyakan adalah anak-anak yang sedang melakukan piknik dari sekolahnya.

Tragedi yang terjadi karena kelalaian ini berusaha ditutupi oleh pemerintahan Park Geun-hye dan oleh media-media massa besar di Korea Selatan. Para artis yang terlihat menunjukkan simpati dan dukungan pada para korban bahkan juga terancam tidak bisa tampil di televisi alias kena blokir.

Film dokumenter The Truth Shall Not Sink With Sewol garapan Lee Sang-ho dan Ahn Hae-ryong mencoba menggambarkan hal tersebut, didukung oleh para saksi, wawancara keluarga korban, dan cuplikan berita di media. Filmnya memenangkan piala Grand Prize di Fukuoka Asian Film Festival pada 2015.

Namun saat film ini akan ditayangkan di Busan International Film Festival 2014, Wali Kota Busan Suh Byung-soo yang juga ketua festival melarang film ini diputar. Namun penyelenggara ngotot untuk tetap menayangkannya.

Mengutip Los Angeles Times, setahun berikutnya bujet untuk festival film ini dipotong hingga separuhnya. Penyelenggara pun meyakini bahwa hal ini terjadi karena penolakan mereka untuk tidak menayangkan film tersebut di festival itu.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Berita Terkini
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
Arbani Yasiz Ungkap...
Arbani Yasiz Ungkap Riset Bareng Content Creator untuk Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved