Konten Porno di Wattpad Makin Menjamur, Ini Komentar Para Penulis
Selasa, 28 Juli 2020 - 17:00 WIB
loading...
Wattpad jadi platform yang menguntungkan penulis dan pembaca karena bisa diakses gratis, sayangnya kini malah banyak konten pornonya. Foto/Wattpad
A
A
A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu, beredar petisi di change.org yang mengajak masyarakat untuk menolak penghapusan Wattpad.
Sebelumnya, sempat juga dalam platform yang sama beredar petisi agar dibuat fitur laporan konten supaya masyarakat bisa melaporkan konten yang berisi cerita untuk konsumsi orang dewasa.
Buat kamu yang mungkin belum tahu, Wattpad adalah platform menulis dan membaca karya fiksi. Ada lebih dari 100 juta pengunduh Wattpad yang membaca kisah para penulis amatir di Indonesia.
Dari Wattpad, banyak cerita yang diangkat ke buku fisik, bahkan sampai ke film. Contohnya "Dear Nathan" dan "Mariposa". (Baca Juga: Ini 5 Genre Buku Antimainstream, Belum Banyak Orang Tahu )
![Konten Porno di Wattpad Makin Menjamur, Ini Komentar Para Penulis]()
Foto: Falcon Pictures/Starvision Plus
Sayangnya, belakangan makin banyak cerita dengan konten pornografi di dalamnya. Dengan platform yang bisa diakses gratis oleh pembaca dari semua usia, konten untuk konsumsi orang dewasa itu jadi makin cepat tersebar.
Keresahan ini dirasakan oleh salah satu pendiri kampanye Lets Fix Fanfic Literature (LFFL), Hani.
Sebelumnya, sempat juga dalam platform yang sama beredar petisi agar dibuat fitur laporan konten supaya masyarakat bisa melaporkan konten yang berisi cerita untuk konsumsi orang dewasa.
Buat kamu yang mungkin belum tahu, Wattpad adalah platform menulis dan membaca karya fiksi. Ada lebih dari 100 juta pengunduh Wattpad yang membaca kisah para penulis amatir di Indonesia.
Dari Wattpad, banyak cerita yang diangkat ke buku fisik, bahkan sampai ke film. Contohnya "Dear Nathan" dan "Mariposa". (Baca Juga: Ini 5 Genre Buku Antimainstream, Belum Banyak Orang Tahu )

Foto: Falcon Pictures/Starvision Plus
Sayangnya, belakangan makin banyak cerita dengan konten pornografi di dalamnya. Dengan platform yang bisa diakses gratis oleh pembaca dari semua usia, konten untuk konsumsi orang dewasa itu jadi makin cepat tersebar.
Keresahan ini dirasakan oleh salah satu pendiri kampanye Lets Fix Fanfic Literature (LFFL), Hani.
Lihat Juga :