Meriahkan International Tiger Day 2023, Taman Safari Bogor Gelar Face Painting
Senin, 31 Juli 2023 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
"Kita sebenernya ada program. Kalau ke kandangnya tidak bisa. Karena itu memang shuttle-shuttle yang ada di penangkaran itu tidak boleh banyak dikunjungi orang karena menjaga dia tetap memiliki naluri alami," tambahnya.
Namun, pengunjung diperbolehkan untuk memberikan langsung makan kepada para macan.
"Tetapi kita memiliki program memberi makan harimau, itu harimau benggala. Itu masyarakat boleh datang memberi makan langsung, merasakan bagaimana berhubungan langsung dengan harimau, tapi harimaunya harimau benggala," tandasnya.
International Tiger Day atau Hari Harimau Sedunia diperingati setiap 29 Juli. Sejarah dicetuskannya tanggal tersebut diputuskan dalam International Tiger Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Harimau Internasional pertama pada 2010 di St. Petersburg, Rusia. Indonesia turut serta dalam momen penting ini.
International Tiger Summit dirasa perlu dihelat mengingat jumlah harimau semakin berkurang. Jika dihitung dari satu abad yang lalu, dilansir situs resmi World Wide Fund for Nature (WWF), masih terdapat sekitar 100 ribu ekor harimau yang hidup di alam liar. Sayangnya, hingga 2010, populasi si kucing besar menurun drastis.
Dikutip dari National Geoghrapic, International Tiger Summit pada 2010 digelar dengan upaya menambah populasi harimau liar pada 2022. KTT ini melibatkan para pemimpin dunia dari 13 negara yang punya habitat harimau terbanyak, yakni Rusia, India, Nepal, Bhutan, Cina, Bangladesh, Vietnam, Myanmar, Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Laos.
Sebagai predator utama, harimau menjaga populasi spesies mangsa, yaitu menjaga keseimbangan antara herbivora dan vegetasi di tempat di mana mereka berburu.
Namun, pengunjung diperbolehkan untuk memberikan langsung makan kepada para macan.
"Tetapi kita memiliki program memberi makan harimau, itu harimau benggala. Itu masyarakat boleh datang memberi makan langsung, merasakan bagaimana berhubungan langsung dengan harimau, tapi harimaunya harimau benggala," tandasnya.
International Tiger Day atau Hari Harimau Sedunia diperingati setiap 29 Juli. Sejarah dicetuskannya tanggal tersebut diputuskan dalam International Tiger Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Harimau Internasional pertama pada 2010 di St. Petersburg, Rusia. Indonesia turut serta dalam momen penting ini.
International Tiger Summit dirasa perlu dihelat mengingat jumlah harimau semakin berkurang. Jika dihitung dari satu abad yang lalu, dilansir situs resmi World Wide Fund for Nature (WWF), masih terdapat sekitar 100 ribu ekor harimau yang hidup di alam liar. Sayangnya, hingga 2010, populasi si kucing besar menurun drastis.
Dikutip dari National Geoghrapic, International Tiger Summit pada 2010 digelar dengan upaya menambah populasi harimau liar pada 2022. KTT ini melibatkan para pemimpin dunia dari 13 negara yang punya habitat harimau terbanyak, yakni Rusia, India, Nepal, Bhutan, Cina, Bangladesh, Vietnam, Myanmar, Indonesia, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Laos.
Sebagai predator utama, harimau menjaga populasi spesies mangsa, yaitu menjaga keseimbangan antara herbivora dan vegetasi di tempat di mana mereka berburu.
Lihat Juga :