5 Tanda Fisik Kamu Terkena Gula Darah Tinggi, Waspada Berat Badan Turun Drastis
Kamis, 03 Agustus 2023 - 11:31 WIB
loading...
Tanda fisik terkena gula darah tinggi perlu kamu waspadai. Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan kesehatan.
A
A
A
JAKARTA - Tanda fisik terkena gula darah tinggi perlu kamu waspadai. Salah satunya adalah penurunan berat badan secara tiba-tiba.
Gula darah memiliki peran penting untuk menyediakan energi bagi sel-sel tubuh. Namun, jika kadarnya terlalu banyak atau tak terkontrol akan menjadi bahaya bagi tubuh.
Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Gejala umum biasanya ditandai dengan sering buang air kecil, rasa haus meningkat, kelelahan, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, beberapa tanda fisik juga sering ditemukan pada seseorang yang memiliki gula darah tinggi. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini.
Mengutip laman MedicalNewsToday, salah satu penyebab sakit kepala yang perlu diwaspadai adalah pertanda gula darah tinggi atau hiperglikemia. Gejala ini mungkin berasal dari perubahan kadar hormon seperti epinefrin dan norepinefrin.
Gula darah memiliki peran penting untuk menyediakan energi bagi sel-sel tubuh. Namun, jika kadarnya terlalu banyak atau tak terkontrol akan menjadi bahaya bagi tubuh.
Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Gejala umum biasanya ditandai dengan sering buang air kecil, rasa haus meningkat, kelelahan, dan lain sebagainya.
Tak hanya itu, beberapa tanda fisik juga sering ditemukan pada seseorang yang memiliki gula darah tinggi. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini.
Tanda Fisik Gula Darah Tinggi pada Tubuh
1. Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan salah keluhan medis paling umum. Namun, kondisi ini bisa timbul karena berbagai macam penyebab yang berbeda-beda.Mengutip laman MedicalNewsToday, salah satu penyebab sakit kepala yang perlu diwaspadai adalah pertanda gula darah tinggi atau hiperglikemia. Gejala ini mungkin berasal dari perubahan kadar hormon seperti epinefrin dan norepinefrin.
Lihat Juga :