Sandiaga Uno Sebut Polusi Udara Tidak Pengaruhi Wisatawan: 3 Destinasi Favorit Jakarta Meningkat
Senin, 28 Agustus 2023 - 23:29 WIB
loading...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memastikan masalah polusi udara di Jakarta tidak berpengaruh pada jumlah wisatawan yang berkunjung. Foto/ Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memastikan masalah polusi udara di Jakarta tidak berpengaruh pada jumlah wisatawan yang berkunjung.
Meski belum ada data secara pasti, Sandiaga Uno menyebut jumlah kunjungan ke beberapa tempat wisata andalan di Jakarta belakangan semakin meningkat, dari Ancol hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Baca Juga: Kemenparekraf Gandeng Anak-Anak Super Penyandang Disabilitas Ciptakan Produk Ekonomi Kreatif
“Belum ada data-datanya, tapi dari tiga destinasi paling terfavorit seperti Ancol, dan TMII belum ada penurunan, justru malah meningkat. Dan saya berharap bahwa kita all out untuk mengatasi permasalahan polusi kita,” ujar Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di kantor Kemenparekraf pada Senin (28/8/2023).
Sandiaga lantas meminta masyarakat khususnya para wisatawan agar tidak terus berlarut-larut dengan masalah polusi udara. Pasalnya, hal ini menurutnya bisa berdampak langsung terhadap citra dan reputasi wisata di Indonesia.
“Jangan sampai ini berlarut-larut, dan jangan sampai ini memberikan citra dan reputasi buruk terhadap Indonesia yang akan berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara,” ungkapnya.
Meski begitu, Sandiaga lantas mengajak masyarakat dan para wisatawan agar ikut berpartisipasi dalam menekan polusi di Jakarta. Salah satunya, dengan memanfaatkan transportasi umum, misalnya LRT yang baru-baru ini diresmikan.
Apalagi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan baru-baru ini mengungkapkan bahwa transportasi pribadi, terutama sepeda motor menjadi penyumbang terbesar pencemaran udara di Jakarta.
Baca Juga: Mengintip Keindahan Desa Tilir yang Dijuluki Kampung Mbako, Mirip Namche Bazaar Nepal
Berdasarkan data KLHK, lebih dari 24,5 juta sepeda motor masuk ke Jakarta pada 2022. Sebagian besar kendaraan tersebut menggunakan bahan bakar fosil yang berkontribusi pada emisi.
“Tadi pak Presiden meresmikan LRT. Mohon dipake. Karena transportasi ini juga menyumbang daripada polusi, jadi kita beralih ke penggunaan transportasi umum dan LRT, cepat, murah, nyaman dan juga mengurangi polusi,” ujar dia.
Meski belum ada data secara pasti, Sandiaga Uno menyebut jumlah kunjungan ke beberapa tempat wisata andalan di Jakarta belakangan semakin meningkat, dari Ancol hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Baca Juga: Kemenparekraf Gandeng Anak-Anak Super Penyandang Disabilitas Ciptakan Produk Ekonomi Kreatif
“Belum ada data-datanya, tapi dari tiga destinasi paling terfavorit seperti Ancol, dan TMII belum ada penurunan, justru malah meningkat. Dan saya berharap bahwa kita all out untuk mengatasi permasalahan polusi kita,” ujar Sandiaga Uno dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di kantor Kemenparekraf pada Senin (28/8/2023).
Sandiaga lantas meminta masyarakat khususnya para wisatawan agar tidak terus berlarut-larut dengan masalah polusi udara. Pasalnya, hal ini menurutnya bisa berdampak langsung terhadap citra dan reputasi wisata di Indonesia.
“Jangan sampai ini berlarut-larut, dan jangan sampai ini memberikan citra dan reputasi buruk terhadap Indonesia yang akan berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara,” ungkapnya.
Meski begitu, Sandiaga lantas mengajak masyarakat dan para wisatawan agar ikut berpartisipasi dalam menekan polusi di Jakarta. Salah satunya, dengan memanfaatkan transportasi umum, misalnya LRT yang baru-baru ini diresmikan.
Apalagi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan baru-baru ini mengungkapkan bahwa transportasi pribadi, terutama sepeda motor menjadi penyumbang terbesar pencemaran udara di Jakarta.
Baca Juga: Mengintip Keindahan Desa Tilir yang Dijuluki Kampung Mbako, Mirip Namche Bazaar Nepal
Berdasarkan data KLHK, lebih dari 24,5 juta sepeda motor masuk ke Jakarta pada 2022. Sebagian besar kendaraan tersebut menggunakan bahan bakar fosil yang berkontribusi pada emisi.
“Tadi pak Presiden meresmikan LRT. Mohon dipake. Karena transportasi ini juga menyumbang daripada polusi, jadi kita beralih ke penggunaan transportasi umum dan LRT, cepat, murah, nyaman dan juga mengurangi polusi,” ujar dia.
(tdy)
Lihat Juga :