Deretan Penyakit Silent Killer, dari Diabetes hingga Jantung
Sabtu, 02 September 2023 - 15:31 WIB
loading...
Silent killer merupakan penyakit yang tak menampakkan gejala di awal, tetapi membuat penderitanya meninggal dunia tiba-tiba. Anda pun perlu mengenalnya. Foto/ India.com.
A
A
A
JAKARTA - Silent killer merupakan penyakit yang tidak menampakkan gejala sama sekali di awal, tetapi bisa membuat penderitanya meninggal dunia secara tiba-tiba.
Untuk itu, penting mengetahui lebih jauh tentang penyakit-penyakit yang termasuk dalam silent killer.
Baca Juga: Gejala Diabetes, Jari Kaku dan Sulit Digerakkan Waspada Gula Darah Tinggi
Berikut beberapa daftar penyakit yang termasuk dalam silent killer, dilansir Primaya Hospital, Sabtu (2/9/2023).
Ketika tekanan darah itu konsisten naik melebihi ukuran normal dalam jangka waktu lama, ada potensi kita mengalami tekanan darah tinggi alias hipertensi.
Tekanan darah tinggi adalah penyakit silent killer karena sama sekali tak bisa terdeteksi kecuali lewat pengukuran tekanan darah.
Pasien yang terdiagnosis memiliki hipertensi kerap mengeluhkan sakit kepala, jantung berdebar-debar, penglihatan kabur, mudah lelah saat beraktivitas, serta rasa nyeri dada.
Ketika tekanan darah tinggi, bisa timbul berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, strok, penyakit ginjal dan gagal jantung.
Seperti sejumlah penyakit silent killer lain, langkah pencegahan utama terhadap hipertensi adalah menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Yang lebih spesifik adalah membatasi konsumsi garam tidak lebih dari 1 sendok teh per hari.
Pemicunya adalah penumpukan gula dalam darah karena masalah produksi atau penggunaan insulin oleh tubuh.
Gejala diabetes sering baru kelihatan atau terasa ketika sudah parah. Contoh gejalanya antara lain kulit lecet dan mudah terinfeksi bakteri atau jamur, komplikasi mata seperti glaukoma, katarak, dan retinopati yang bisa menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang menyebabkan mati rasa.
Upaya pencegahan diabetes yang utama adalah menjalankan diet sehat rendah gula, berolahraga secara teratur, dan memodifikasi gaya hidup secara keseluruhan agar lebih sehat.
Ada berbagai jenis kanker dengan gejala yang berbeda-beda tiap jenisnya. Gejala umum kanker adalah penurunan berat badan yang drastis dan sering merasa lelah.
Pada kalangan perempuan, tanda kanker payudara adalah munculnya benjolan di area payudara. Adapun pada laki-laki, gejala seperti batuk yang tak kunjung hilang hingga batuk berdarah patut diwaspadai sebagai gejala kanker paru-paru.
Untuk mencegah terjadinya kanker, maka harus menghindari pemicunya, yaitu dengan tidak merokok dan menjauhi asap rokok, makan makanan dengan gizi seimbang dan kaya antioksidan, rajin berolahraga, serta menjaga berat badan yang sehat.
Karakter penyakit ini yang kerap tak disertai gejala yang jelas menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap gelar tersebut.
Baca Juga: Minuman Penurun Gula Darah Tinggi untuk Penderita Diabetes, Bebas Karbohidrat
Penyebab utama penyakit jantung dan strok adalah masalah pada pembuluh darah, terutama penyumbatan yang menghalangi aliran darah menuju jantung atau otak.
Gejala penyakit jantung yang umum antara lain rasa nyeri pada dada yang menjalar hingga leher, rahang, dan punggung, sesak napas, jantung berdebar-debar, serta berkeringat dingin.
Adapun strok adalah penyakit saraf dengan gejala utama terganggunya sistem keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Cara utama untuk mencegah penyakit kardiovaskular adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, terutama rutin berolahraga dan makan makanan yang menyehatkan.
Untuk itu, penting mengetahui lebih jauh tentang penyakit-penyakit yang termasuk dalam silent killer.
Baca Juga: Gejala Diabetes, Jari Kaku dan Sulit Digerakkan Waspada Gula Darah Tinggi
Berikut beberapa daftar penyakit yang termasuk dalam silent killer, dilansir Primaya Hospital, Sabtu (2/9/2023).
Penyakit Silent Killer
1. Tekanan darah tinggi
Darah yang mengalir dalam pembuluh darah kita memiliki tekanan yang dapat diukur. Tekanan ini umumnya naik-turun sepanjang hari.Ketika tekanan darah itu konsisten naik melebihi ukuran normal dalam jangka waktu lama, ada potensi kita mengalami tekanan darah tinggi alias hipertensi.
Tekanan darah tinggi adalah penyakit silent killer karena sama sekali tak bisa terdeteksi kecuali lewat pengukuran tekanan darah.
Pasien yang terdiagnosis memiliki hipertensi kerap mengeluhkan sakit kepala, jantung berdebar-debar, penglihatan kabur, mudah lelah saat beraktivitas, serta rasa nyeri dada.
Ketika tekanan darah tinggi, bisa timbul berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, strok, penyakit ginjal dan gagal jantung.
Seperti sejumlah penyakit silent killer lain, langkah pencegahan utama terhadap hipertensi adalah menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Yang lebih spesifik adalah membatasi konsumsi garam tidak lebih dari 1 sendok teh per hari.
2. Diabetes
Diabetes yang menyandang sebutan penyakit silent killer adalah diabetes melitus tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah yang paling sering dijumpai pada berbagai kalangan.Pemicunya adalah penumpukan gula dalam darah karena masalah produksi atau penggunaan insulin oleh tubuh.
Gejala diabetes sering baru kelihatan atau terasa ketika sudah parah. Contoh gejalanya antara lain kulit lecet dan mudah terinfeksi bakteri atau jamur, komplikasi mata seperti glaukoma, katarak, dan retinopati yang bisa menyebabkan kebutaan, serta kerusakan saraf yang menyebabkan mati rasa.
Upaya pencegahan diabetes yang utama adalah menjalankan diet sehat rendah gula, berolahraga secara teratur, dan memodifikasi gaya hidup secara keseluruhan agar lebih sehat.
3. Kanker
Penyakit kanker adalah penyakit ganas yang termasuk dalam silent killer karena kerap tak terdeteksi. Hal ini karena pada fase awal penyakit, kanker tidak mempunyai tanda atau gejala yang jelas, sehingga dianggap sebagai keluhan yang biasa.Ada berbagai jenis kanker dengan gejala yang berbeda-beda tiap jenisnya. Gejala umum kanker adalah penurunan berat badan yang drastis dan sering merasa lelah.
Pada kalangan perempuan, tanda kanker payudara adalah munculnya benjolan di area payudara. Adapun pada laki-laki, gejala seperti batuk yang tak kunjung hilang hingga batuk berdarah patut diwaspadai sebagai gejala kanker paru-paru.
Untuk mencegah terjadinya kanker, maka harus menghindari pemicunya, yaitu dengan tidak merokok dan menjauhi asap rokok, makan makanan dengan gizi seimbang dan kaya antioksidan, rajin berolahraga, serta menjaga berat badan yang sehat.
4. Jantung
Penyakit jantung dan pembuluh darah termasuk dalam jenis penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular adalah penyakit penyebab kematian nomor satu secara global.Karakter penyakit ini yang kerap tak disertai gejala yang jelas menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap gelar tersebut.
Baca Juga: Minuman Penurun Gula Darah Tinggi untuk Penderita Diabetes, Bebas Karbohidrat
Penyebab utama penyakit jantung dan strok adalah masalah pada pembuluh darah, terutama penyumbatan yang menghalangi aliran darah menuju jantung atau otak.
Gejala penyakit jantung yang umum antara lain rasa nyeri pada dada yang menjalar hingga leher, rahang, dan punggung, sesak napas, jantung berdebar-debar, serta berkeringat dingin.
Adapun strok adalah penyakit saraf dengan gejala utama terganggunya sistem keseimbangan dan koordinasi tubuh.
Cara utama untuk mencegah penyakit kardiovaskular adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, terutama rutin berolahraga dan makan makanan yang menyehatkan.
(tdy)
Lihat Juga :