Studi: Duduk 10 Jam Sehari Tingkatkan Risiko Demensia
Jum'at, 15 September 2023 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, tidak aktif yang berlangsung kurang dari 10 jam tidak dikaitkan dengan risiko demensia yang lebih tinggi. Ini memberikan kepastian bagi yang memiliki pekerjaan kantoran yang melibatkan duduk dalam waktu lama.
“Kami terkejut menemukan bahwa risiko demensia mulai meningkat dengan cepat setelah 10 jam dihabiskan untuk duduk diam setiap hari, terlepas dari bagaimana waktu duduk tersebut terakumulasi,” kata penulis studi Profesor Gene Alexander.
Baca Juga: Studi: Duduk Terlama Lama Bahayakan Kesehatan, Cegah dengan Jalan Kaki 5 Menit
“Hal ini menunjukkan bahwa total waktu yang dihabiskan untuk duduk diamlah yang mendorong hubungan antara perilaku duduk diam dan risiko demensia. Namun yang lebih penting adalah tingkat perilaku duduk menetap yang lebih rendah, hingga sekitar 10 jam, tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko,” sambungnya.
Meskipun penelitian ini memberikan beberapa temuan menarik, penulis menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah aktivitas fisik dapat mengurangi risiko demensia. Studi ini dipublikasikan di The Journal of American Medical Association pada 12 September 2023.
“Kami terkejut menemukan bahwa risiko demensia mulai meningkat dengan cepat setelah 10 jam dihabiskan untuk duduk diam setiap hari, terlepas dari bagaimana waktu duduk tersebut terakumulasi,” kata penulis studi Profesor Gene Alexander.
Baca Juga: Studi: Duduk Terlama Lama Bahayakan Kesehatan, Cegah dengan Jalan Kaki 5 Menit
“Hal ini menunjukkan bahwa total waktu yang dihabiskan untuk duduk diamlah yang mendorong hubungan antara perilaku duduk diam dan risiko demensia. Namun yang lebih penting adalah tingkat perilaku duduk menetap yang lebih rendah, hingga sekitar 10 jam, tidak dikaitkan dengan peningkatan risiko,” sambungnya.
Meskipun penelitian ini memberikan beberapa temuan menarik, penulis menambahkan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk melihat apakah aktivitas fisik dapat mengurangi risiko demensia. Studi ini dipublikasikan di The Journal of American Medical Association pada 12 September 2023.
(dra)
Lihat Juga :