Deretan Hewan yang Menularkan Virus Nipah, Kelelawar Jadi Penyebab Utama
Kamis, 21 September 2023 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Karena merupakan virus zoonosis, berarti ada beberapa hewan yang menjadi penyebab penularan virus nipah ke manusia. Berikut ini beberapa di antaranya.
Kelelawar buah diketahui merupakan inang alami dari virus Nipah. Penularan virus terjadi apabila manusia terkontaminasi dengan air liur, darah atau urine dari mamalia terbang satu ini.
Dalam wabah yang tersebar di Bangladesh dan India, konsumsi buah-buahan atau produk buah-buahan (seperti jus kurma mentah) yang terkontaminasi urin atau air liur kelelawar buah yang terinfeksi kemungkinan besar merupakan sumber infeksi.
Baca Juga Tips Mengatasi Virus Nipah, Jaga Kebersihan Sayuran dan Buah hingga Cuci Tangan
Meski begitu, untuk saat ini masih belum ada penelitian yang membahas tentang kandungan virus yang terdapat dalam buah-buahan yang dikonsumsi.
Ketika wabah virus nipah terjadi di Malaysia dan Singapura, sebagian besar penularan pada manusia disebabkan oleh kontak langsung dengan babi yang sakit. Penularan diperkirakan terjadi melalui paparan cairan kotoran babi, atau kontak langsung dengan babi.
Hewan yang Menularkan Virus Nipah
1. Kelelawar Buah
Kelelawar buah diketahui merupakan inang alami dari virus Nipah. Penularan virus terjadi apabila manusia terkontaminasi dengan air liur, darah atau urine dari mamalia terbang satu ini.
Dalam wabah yang tersebar di Bangladesh dan India, konsumsi buah-buahan atau produk buah-buahan (seperti jus kurma mentah) yang terkontaminasi urin atau air liur kelelawar buah yang terinfeksi kemungkinan besar merupakan sumber infeksi.
Baca Juga Tips Mengatasi Virus Nipah, Jaga Kebersihan Sayuran dan Buah hingga Cuci Tangan
Meski begitu, untuk saat ini masih belum ada penelitian yang membahas tentang kandungan virus yang terdapat dalam buah-buahan yang dikonsumsi.
2. Babi
Ketika wabah virus nipah terjadi di Malaysia dan Singapura, sebagian besar penularan pada manusia disebabkan oleh kontak langsung dengan babi yang sakit. Penularan diperkirakan terjadi melalui paparan cairan kotoran babi, atau kontak langsung dengan babi.
Lihat Juga :