Fans Khawatir BLACKPINK Bubar, Saham YG Entertainment Anjlok
Selasa, 26 September 2023 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
Selama periode ini, harga saham turun 18,43 persen, sebagian besar disebabkan oleh berita meresahkan seputar penundaan perpanjangan kontrak BLACKPINK dan rencana agensi individu untuk Jennie dan Jisoo.
Sikap pasif YG dalam mengatasi masalah ini telah menimbulkan ketidakpuasan di kalangan investor. Saat ini perusahaan sedang menghadapi krisis kepercayaan.
Sementara, pada September terjadi aksi jual saham secara signifikan oleh investor asing sehingga menyebabkan tingkat kepemilikan asing menurun dari kisaran 18 persen menjadi kisaran 15 persen. Selama periode ini, investor asing menjual saham senilai total 39,2 miliar won.
Selain itu, dana pensiun, termasuk dana pensiun nasional, juga menjual saham senilai 21,5 miliar won. Angka-angka ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan investor institusi mengenai stabilitas keuangan YG.
Baca Juga: Profil Cucu Murad Aidit, Ternyata Keduanya Stand Up Comedian
Menariknya, investor individu tampaknya melihat periode ketidakpastian ini sebagai sebuah peluang dan membeli saham senilai 20 miliar won.
BLACKPINK tidak dapat disangkal merupakan aset dan kekayaan intelektual penting bagi YG Entertainment dan dapat dimengerti jika tidak semua rincian negosiasi kontrak yang sedang berlangsung akan diungkapkan.
Namun, kurangnya tanggapan substansial terhadap informasi yang bocor dan ketidakstabilan harga saham yang diakibatkannya menunjukkan adanya kelemahan keamanan yang signifikan. Tindakan manajemen yang secara jelas mengabaikan masalah ini dengan berulang kali mengatakan belum ada yang diputuskan, hingga penurunan harga saham hampir 20%, mencerminkan sikap prihatin terhadap nilai pemegang saham.
Sikap pasif YG dalam mengatasi masalah ini telah menimbulkan ketidakpuasan di kalangan investor. Saat ini perusahaan sedang menghadapi krisis kepercayaan.
Sementara, pada September terjadi aksi jual saham secara signifikan oleh investor asing sehingga menyebabkan tingkat kepemilikan asing menurun dari kisaran 18 persen menjadi kisaran 15 persen. Selama periode ini, investor asing menjual saham senilai total 39,2 miliar won.
Selain itu, dana pensiun, termasuk dana pensiun nasional, juga menjual saham senilai 21,5 miliar won. Angka-angka ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan investor institusi mengenai stabilitas keuangan YG.
Baca Juga: Profil Cucu Murad Aidit, Ternyata Keduanya Stand Up Comedian
Menariknya, investor individu tampaknya melihat periode ketidakpastian ini sebagai sebuah peluang dan membeli saham senilai 20 miliar won.
BLACKPINK tidak dapat disangkal merupakan aset dan kekayaan intelektual penting bagi YG Entertainment dan dapat dimengerti jika tidak semua rincian negosiasi kontrak yang sedang berlangsung akan diungkapkan.
Namun, kurangnya tanggapan substansial terhadap informasi yang bocor dan ketidakstabilan harga saham yang diakibatkannya menunjukkan adanya kelemahan keamanan yang signifikan. Tindakan manajemen yang secara jelas mengabaikan masalah ini dengan berulang kali mengatakan belum ada yang diputuskan, hingga penurunan harga saham hampir 20%, mencerminkan sikap prihatin terhadap nilai pemegang saham.
Lihat Juga :