Atasi DBD, Kemenkes dan Takeda Kolaborasi Beri Vaksinasi
Kamis, 28 September 2023 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan demikian, upaya sosialisasi pengendalian vektor nyamuk dan vaksinasi dengue pada anak menjadi sangat penting sesuai dengan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melalui kegiatan edukasi pencegahan infeksi demam berdarah dengue kepada masyarakat. Kami juga mengapresiasi kampanye #Ayo3MplusVaksinDBD sebagai langkah penting dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap infeksi demam berdarah dengue di Indonesia," ungkap Prof Sri.
DBD merupakan salah satu ancaman kesehatan global di antara 10 penyakit lainnya yang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada awal 2020 dan vaksinasi merupakan salah satu pilar strategi global penanggulangan dengue. Vaksinasi sebagai salah satu langkah pengendalian DBD, perlu untuk diperhatikan dan membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif.
Dengan adanya vaksin yang dapat diberikan tanpa melihat pengalaman infeksi DBD sebelumnya, diharapkan akan lebih banyak anak yang dapat terlindungi dari infeksi DBD. Selain tentunya bisa turut berperan dalam menurunkan tingkat rawat inap akibat infeksi demam berdarah dengue.
Baca Juga: Kurangi Penggunaan Fogging, Vaksin DBD Akan Masuk Imunisasi Dasar Lengkap
"Selain anak-anak, orang dewasa juga terancam terkena demam berdarah dengue. Karena terbukti manfaatnya, Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) telah merekomendasikan vaksinasi demam berdarah juga diberikan pada orang dewasa sampai umur 45 tahun. Saat ini vaksinasi demam berdarah dengue dapat diberikan pada setiap orang pada rentang umur 6-45 tahun sesuai dengan anjuran dari dokter," papar Ketua Satgas Imunisasi Dewasa, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM.
DBD merupakan salah satu ancaman kesehatan global di antara 10 penyakit lainnya yang telah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada awal 2020 dan vaksinasi merupakan salah satu pilar strategi global penanggulangan dengue. Vaksinasi sebagai salah satu langkah pengendalian DBD, perlu untuk diperhatikan dan membutuhkan keterlibatan masyarakat secara aktif.
Dengan adanya vaksin yang dapat diberikan tanpa melihat pengalaman infeksi DBD sebelumnya, diharapkan akan lebih banyak anak yang dapat terlindungi dari infeksi DBD. Selain tentunya bisa turut berperan dalam menurunkan tingkat rawat inap akibat infeksi demam berdarah dengue.
Baca Juga: Kurangi Penggunaan Fogging, Vaksin DBD Akan Masuk Imunisasi Dasar Lengkap
"Selain anak-anak, orang dewasa juga terancam terkena demam berdarah dengue. Karena terbukti manfaatnya, Perhimpunan Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) telah merekomendasikan vaksinasi demam berdarah juga diberikan pada orang dewasa sampai umur 45 tahun. Saat ini vaksinasi demam berdarah dengue dapat diberikan pada setiap orang pada rentang umur 6-45 tahun sesuai dengan anjuran dari dokter," papar Ketua Satgas Imunisasi Dewasa, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM.
(dra)
Lihat Juga :