Mengenal Spinal Energetics, Terapi yang Dijalani Wulan Guritno Melepas Trauma Masa Kecil
Jum'at, 29 September 2023 - 12:03 WIB
loading...
Wulan Guritno membagikan aktivitasnya di media social saat menjalani terapi spinal energetics. Foto/ Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Wulan Guritno membagikan aktivitasnya di media social saat menjalani terapi spinal energetics. Apa itu?
Dilansir laman spinal energetics pada Jumat (29/9/2023), terapi spinal energetics merupakan terapi energi tulang belakang dan merupakan modalitas yang dikembangkan oleh Chiropractor dan Konselor Dr Sarah Jane.
Baca Juga: 4 Gejala Depresi Ringan, Sering Terjadi Sehari-hari
Ini adalah terapi untuk interaksi tulang belakang, sistem saraf dan medan energi seseorang. Terapi ini memanfaatkan alam bawah sadar seseorang untuk mengetahui dan menyembuhkan dirinya sendiri.
Konsep terapi ini adalah mempercayai bahwa setiap makhluk hidup bukan sekadar wujud fisik, juga wujud energi.
Energi ini mencakup setiap aspek seseorang, mulai fisik, emosional, mental, spiritual dan jiwa yang dijalin dengan pengalaman, cerita, kepribadian dan karakter.
Terapi ini juga menerapkan energi spektrum dari yang kurang aktif hingga terlalu aktif. Biasanya, para praktisi terapi ini akan mendukung klien dalam menemukan jalur tengah homeostasis alias keseimbangan.
Melalui sentuhan yang ringan namun kuat (dan seringkali tanpa sentuhan), aliran gerakan dan suara organik dimulai dan berkembang untuk menggeser, melepas lelah, menemukan dan melepaskan ketegangan, perlawanan dan cerita yang mungkin tersimpan di dalam tubuh.
Dilansir laman spinal energetics pada Jumat (29/9/2023), terapi spinal energetics merupakan terapi energi tulang belakang dan merupakan modalitas yang dikembangkan oleh Chiropractor dan Konselor Dr Sarah Jane.
Baca Juga: 4 Gejala Depresi Ringan, Sering Terjadi Sehari-hari
Ini adalah terapi untuk interaksi tulang belakang, sistem saraf dan medan energi seseorang. Terapi ini memanfaatkan alam bawah sadar seseorang untuk mengetahui dan menyembuhkan dirinya sendiri.
Konsep terapi ini adalah mempercayai bahwa setiap makhluk hidup bukan sekadar wujud fisik, juga wujud energi.
Energi ini mencakup setiap aspek seseorang, mulai fisik, emosional, mental, spiritual dan jiwa yang dijalin dengan pengalaman, cerita, kepribadian dan karakter.
Terapi ini juga menerapkan energi spektrum dari yang kurang aktif hingga terlalu aktif. Biasanya, para praktisi terapi ini akan mendukung klien dalam menemukan jalur tengah homeostasis alias keseimbangan.
Melalui sentuhan yang ringan namun kuat (dan seringkali tanpa sentuhan), aliran gerakan dan suara organik dimulai dan berkembang untuk menggeser, melepas lelah, menemukan dan melepaskan ketegangan, perlawanan dan cerita yang mungkin tersimpan di dalam tubuh.
Lihat Juga :