Festival Jajanan Bango 2023 Dorong Generasi Muda Eksplorasi Rasa Pusaka Kuliner Asli Indonesia
Kamis, 05 Oktober 2023 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Culinary gem atau pusaka kuliner merupakan cerminan sejarah, identitas, tradisi, dan kearifan lokal yang unik serta tak lekang oleh waktu. Tidak hanya menjembatani masyarakat dengan akar budaya mereka, culinary gem juga menjadi alat untuk memperkenalkan jati diri sebuah negara pada dunia.
"Contoh negara yang sukses melakukannya antara lain Jepang dengan shoyu, Thailand dengan saus sriracha, atau Korea dengan saus gochujang," sebut Ari Astuti.
Anak muda sebagai generasi penerus bangsa, diharapkan menjadi ujung tombak pelestarian pusaka kuliner tersebut. Generasi milenial dan Gen Z yang semakin tinggi minatnya terhadap kuliner, didorong untuk juga mengenal masakan Indonesia dan mengeksplorasi beragam cita rasanya.
Harapan tersebut setidaknya bisa terwujud antara lain dengan hadirnya komunitas seperti Dari Halte ke Halte (DHKH) yang rajin memberikan rekomendasi ragam kuliner Indonesia yang dapat diakses menggunakan transportasi umum.
“Istilah culinary gem muncul karena minat milenial dan Gen Z untuk berpetualang kuliner kini semakin tinggi. Termasuk hunting berbagai kuliner autentik dari mancanegara. Maka tak heran kalau shoyu, sriracha, atau gochujang jadi makin familiar di telinga dan lidah generasi muda," kata Bowo, Co-Founder Dari Halte ke Halte.
"Di tengah kondisi ini, salah satu misi DHKH adalah mengajak milenial dan Gen Z agar tidak melupakan kuliner Nusantara dan terus mengeksplorasi kekayaannya. Bisa dibilang, sebagian besar dari trip yang kami lakukan berfokus untuk mengunjungi UMKM kuliner Nusantara yang masih kurang terekspos. Termasuk hidangan-hidangan autentik yang menggunakan kecap,” tambahnya.
"Contoh negara yang sukses melakukannya antara lain Jepang dengan shoyu, Thailand dengan saus sriracha, atau Korea dengan saus gochujang," sebut Ari Astuti.
Anak muda sebagai generasi penerus bangsa, diharapkan menjadi ujung tombak pelestarian pusaka kuliner tersebut. Generasi milenial dan Gen Z yang semakin tinggi minatnya terhadap kuliner, didorong untuk juga mengenal masakan Indonesia dan mengeksplorasi beragam cita rasanya.
Harapan tersebut setidaknya bisa terwujud antara lain dengan hadirnya komunitas seperti Dari Halte ke Halte (DHKH) yang rajin memberikan rekomendasi ragam kuliner Indonesia yang dapat diakses menggunakan transportasi umum.
“Istilah culinary gem muncul karena minat milenial dan Gen Z untuk berpetualang kuliner kini semakin tinggi. Termasuk hunting berbagai kuliner autentik dari mancanegara. Maka tak heran kalau shoyu, sriracha, atau gochujang jadi makin familiar di telinga dan lidah generasi muda," kata Bowo, Co-Founder Dari Halte ke Halte.
"Di tengah kondisi ini, salah satu misi DHKH adalah mengajak milenial dan Gen Z agar tidak melupakan kuliner Nusantara dan terus mengeksplorasi kekayaannya. Bisa dibilang, sebagian besar dari trip yang kami lakukan berfokus untuk mengunjungi UMKM kuliner Nusantara yang masih kurang terekspos. Termasuk hidangan-hidangan autentik yang menggunakan kecap,” tambahnya.
FJB Hadirkan Pengalaman Bersantap Multisensori
Lihat Juga :