Podcast Dear Dearest, Surat Cinta Seleb untuk Para Pendengar
Senin, 03 Agustus 2020 - 21:45 WIB
loading...
Program podcast Dear Dearest aan membawa kenangan lama dengan kemasan baru. Foto: Instagram @deardearestpod
A
A
A
JAKARTA - Kantor Berita Radio (KBR) dan Spotify berkolaborasi melahirkan program podcast bertajuk “Dear Dearest”, yang jadi salah satu line-up pertama dari konten eksklusif Spotify Original Podcast Indonesia.
Generasi penikmat radio pasti udah gak asing dengan siaran malam saat mereka bisa curhat lewat surat cinta atau pesan-pesan untuk orang yang mereka sayang. (Baca Juga: Tes Enneagram: Ada 9 Tipe Kepribadian Manusia, Kamu yang Mana? )
Nah, KBR Prime ingin membawa lagi kenangan itu dengan kemasan baru, lewat program “Dear Dearest”.
Program ini berpusat pada surat yang ditulis dan dibacakan penulis, musisi, aktor serta tokoh lainnya. Konsep surat cinta dipilih karena surat termasuk cara ‘kuno’, yang mungkin udah jarang, atau bahkan gak pernah dilakukan lagi.
Lewat surat yang ditulis dan dibacakan, para pendengar bisa memasuki pikiran para penulis, musisi, aktor dan lainnya, dan terlibat dengan isi surat tersebut. (Baca Juga: Rekomendasi Podcast Lokal untuk Segala Suasana Hatimu, dari yang Kocak sampai Politis )
Pemilihan konsep surat cinta ini juga membawa pesan kalau yang old school bisa menjadi the new cool.
“Kami mau membawa sesuatu yang purba seperti cinta, lewat sebuah surat yang mungkin dianggap kuno, dan disampaikan dalam podcast,” kata Asrul Dwi, Produser “Dear Dearest”, dikutip dari siaran pers yang diterima GenSINDO.
Generasi penikmat radio pasti udah gak asing dengan siaran malam saat mereka bisa curhat lewat surat cinta atau pesan-pesan untuk orang yang mereka sayang. (Baca Juga: Tes Enneagram: Ada 9 Tipe Kepribadian Manusia, Kamu yang Mana? )
Nah, KBR Prime ingin membawa lagi kenangan itu dengan kemasan baru, lewat program “Dear Dearest”.
Program ini berpusat pada surat yang ditulis dan dibacakan penulis, musisi, aktor serta tokoh lainnya. Konsep surat cinta dipilih karena surat termasuk cara ‘kuno’, yang mungkin udah jarang, atau bahkan gak pernah dilakukan lagi.
Lewat surat yang ditulis dan dibacakan, para pendengar bisa memasuki pikiran para penulis, musisi, aktor dan lainnya, dan terlibat dengan isi surat tersebut. (Baca Juga: Rekomendasi Podcast Lokal untuk Segala Suasana Hatimu, dari yang Kocak sampai Politis )
Pemilihan konsep surat cinta ini juga membawa pesan kalau yang old school bisa menjadi the new cool.
“Kami mau membawa sesuatu yang purba seperti cinta, lewat sebuah surat yang mungkin dianggap kuno, dan disampaikan dalam podcast,” kata Asrul Dwi, Produser “Dear Dearest”, dikutip dari siaran pers yang diterima GenSINDO.
Lihat Juga :