10 Film Sejarah Nge-Hits yang Paling Enggak Akurat
Kamis, 12 Oktober 2023 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Di film, setelah selamat dari pemboman itu, pahlawan fiktif Danny dan Rafe dikirim ke Tokyo untuk mengebom kota itu. Padahal, faktanya, tidak ada yang dikirim ke sana. Film itu juga menampilkan pesawat Jepang yang menembaki warga sipil dan sebuah rumah sakit, yang mana tidak benar. Tapi, kegagalan sejarah terbesarnya adalah ketika Presiden Roosevelt berdiri dari kursi rodanya untuk membuat pidato dramatis, yang membuat orang kaget.
![10 Film Sejarah Nge-Hits yang Paling Enggak Akurat]()
Foto: Rolling Stone
The Imitation Game berlatar pada Perang Dunia II. Film ini disutradarai Morten Tyldum dan dibintangi Benedict Cumberbatch sebagai Alan Turing, tokoh nyata ahli matematika dan pemecah kode. Dia memecahkan kode pesan intelijen Jerman untuk membantu pemerintah Inggris setelah menemukan mesin elektromekanis bernama The Christopher, yang diambil dari nama teman masa kecilnya.
Faktanya, The Christopher sebenarnya disebut Victory. Mesin itu dibuat sebagai hasil dari usaha tim dengan sejumlah mesin selama bertahun-tahun. Penemuan itu melibatkan analis kode Polandia bernama Marian Rejewski dan juga ahli matematika bernama Gordon Welchman. Dalam kehidupan nyata, Alan jauh lebih ramah dan humoris ketimbang yang digambarkan di film itu. Selain itu, tidak ada bukti konklusif kalau dia bunuh diri.
![10 Film Sejarah Nge-Hits yang Paling Enggak Akurat]()
Foto: MUBI
U-571 adalah film tentang kru kapal selam AS yang pada 1942 yang berusaha mencuri mesin misterius dari U-Boat Jerman pada Perang Dunia II. Film ini dipenuhi banyak ketidakuratan. Misi di film itu sepertinya diangkat dari cerita Operasi Primrose, di mana kapal selam Jerman U-110 menyerang konvoi Sekutu. Ketika kapal selam Jerman itu rusak dan naik ke permukaan, kapal Inggris HMS Bulldog menaikinya dan mengambil semua kertas coding yang bisa termasuk mesin misterius itu.
Masalahnya adalah Inggris sudah punya mesin itu pada titik tersebut, apalagi pada 1942. Negara itu juga sudah memecahkan kodenya hampir setahun sebelum latar film tersebut dan 7 bulan sebelum AS ikut perang. Banyaknya ketidakakurasian ini, termasuk tanggal, misi asli, dan kebangsaannya, sudah cukup membuat Perdana Menteri Inggris saat itu, Tony Blair, mengecam film itu di parlemen. Dia menyebutnya sebagai pelecehan terhadap Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
![10 Film Sejarah Nge-Hits yang Paling Enggak Akurat]()
Foto: The Hollywood Reporter
The Last Samurai disutradarai Edward Zwick. Film action epik ini berlatar pada Pemberontakan Satsuma melawan Westernisasi di Jepang pada 1877. Film ini sangat meromantisasi budaya Jepang pada umumnya dan samurai secara khusus.
Pada faktanya, tidak ada veteran Perang Sipil Amerika selama pemberontakan itu. Jadi, karakter yang diperankan Tom Cruise, Kapten Nathan Algren, benar-benar fiktif. Di waktu yang sama, ninja tidak lagi eksis. Senapan dan pistol sudah digunakan secara umum. Jadi, melibatkan pertarungan pedang di film itu benar-benar tidak akurat.
![10 Film Sejarah Nge-Hits yang Paling Enggak Akurat]()
Foto: MUBI
Braveheart berkisah tentang seorang prajurit Skotlandia bernama William Wallace. Dia memipin negaranya untuk bebas dari penjajahan Inggris. Sementara dilabeli sebagai drama perang sejarah, Braveheart punya banyak ketidakakuratan. Di film, Wallae digambarkan berasal dari keluarga sederhana dan Highlander miskin.
7. The Imitation Game — 2014

Foto: Rolling Stone
The Imitation Game berlatar pada Perang Dunia II. Film ini disutradarai Morten Tyldum dan dibintangi Benedict Cumberbatch sebagai Alan Turing, tokoh nyata ahli matematika dan pemecah kode. Dia memecahkan kode pesan intelijen Jerman untuk membantu pemerintah Inggris setelah menemukan mesin elektromekanis bernama The Christopher, yang diambil dari nama teman masa kecilnya.
Faktanya, The Christopher sebenarnya disebut Victory. Mesin itu dibuat sebagai hasil dari usaha tim dengan sejumlah mesin selama bertahun-tahun. Penemuan itu melibatkan analis kode Polandia bernama Marian Rejewski dan juga ahli matematika bernama Gordon Welchman. Dalam kehidupan nyata, Alan jauh lebih ramah dan humoris ketimbang yang digambarkan di film itu. Selain itu, tidak ada bukti konklusif kalau dia bunuh diri.
6. U-571 — 2000

Foto: MUBI
U-571 adalah film tentang kru kapal selam AS yang pada 1942 yang berusaha mencuri mesin misterius dari U-Boat Jerman pada Perang Dunia II. Film ini dipenuhi banyak ketidakuratan. Misi di film itu sepertinya diangkat dari cerita Operasi Primrose, di mana kapal selam Jerman U-110 menyerang konvoi Sekutu. Ketika kapal selam Jerman itu rusak dan naik ke permukaan, kapal Inggris HMS Bulldog menaikinya dan mengambil semua kertas coding yang bisa termasuk mesin misterius itu.
Masalahnya adalah Inggris sudah punya mesin itu pada titik tersebut, apalagi pada 1942. Negara itu juga sudah memecahkan kodenya hampir setahun sebelum latar film tersebut dan 7 bulan sebelum AS ikut perang. Banyaknya ketidakakurasian ini, termasuk tanggal, misi asli, dan kebangsaannya, sudah cukup membuat Perdana Menteri Inggris saat itu, Tony Blair, mengecam film itu di parlemen. Dia menyebutnya sebagai pelecehan terhadap Angkatan Laut Kerajaan Inggris.
5. The Last Samurai — 2003

Foto: The Hollywood Reporter
The Last Samurai disutradarai Edward Zwick. Film action epik ini berlatar pada Pemberontakan Satsuma melawan Westernisasi di Jepang pada 1877. Film ini sangat meromantisasi budaya Jepang pada umumnya dan samurai secara khusus.
Pada faktanya, tidak ada veteran Perang Sipil Amerika selama pemberontakan itu. Jadi, karakter yang diperankan Tom Cruise, Kapten Nathan Algren, benar-benar fiktif. Di waktu yang sama, ninja tidak lagi eksis. Senapan dan pistol sudah digunakan secara umum. Jadi, melibatkan pertarungan pedang di film itu benar-benar tidak akurat.
4. Braveheart — 1995

Foto: MUBI
Braveheart berkisah tentang seorang prajurit Skotlandia bernama William Wallace. Dia memipin negaranya untuk bebas dari penjajahan Inggris. Sementara dilabeli sebagai drama perang sejarah, Braveheart punya banyak ketidakakuratan. Di film, Wallae digambarkan berasal dari keluarga sederhana dan Highlander miskin.
Lihat Juga :