Berikut Daftar Jenis Kopi Nusantara Terpopuler, Mana Favorit Anda?
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Mereka akan mengupas satu per satu kulit luar biji kopi dengan tangan. Makanya, nggak heran jika kopi ini menjadi langka dan juga berharga karena proses pembuatannya yang terbilang sangat lama.
Untuk rasanya, kopi ini hampir mirip dengan kopi Bali karena memiliki rasa floral, di mana ada nuansa harum coklat dan herbal ketika meminumnya. Aftertaste ‘smokey’ setelah meminumnya pun menjadi ciri khas dan keunikan tersendiri. Teksturnya yang lembut dan tidak berampas juga sangat ramah di mulut.
Baca Juga: Ketahui Pengertian Kopi Tubruk dan Cara Membuatnya
Dalam produksinya, biji kopi Jawa umumnya menggunakan jenis Arabika dan dilakukan dengan metode wet processing, sehingga memiliki cita rasa yang tidak sekuat biji kopi lainnya. Namun, kopi jenis ini justru banyak dinikmati sebagian orang yang tidak menyukai rasa kuat pada kopi.
Kopi ini justru memiliki rasa yang ‘seimbang’ di lidah. Tingkat keasaman yang medium dan kekentalan yang juga tidak terlalu pekat menjadi kenikmatan tersendiri dari jenis kopi lainnya, di mana ada semilir aroma rempah yang dihasilkan.
Kopi Toraja juga disebut sebagai Celebes Kalossi. Kopi asal Sulawesi Selatan ini menjadi favorit masyarakat benua Eropa. Dengan aroma yang sangat khas dan harum, dan tingkat keasaman yang rendah, membuat jenis kopi ini banyak disukai oleh banyak orang.
Hal ini bisa terjadi karena kopi Toraja di tanam di area pegunungan Sesean dengan ketinggian mencapai 1400 hingga 2100 pdpl. Terlebih lagi pohon-pohon kopi disana ditanam berdampingan dengan aneka tanaman rempah, sehingga tak heran jika kopi Toraja memiliki aroma rasa yang wangi dan khas.
Selain itu kopi ini juga memiliki keunikan dari rasanya yang cenderung floral dan fruity. Adapun dengan rasa kopi yang kuat dan sedikit kecut, meninggalkan aftertaste yang sangat unik di lidah.
Untuk rasanya, kopi ini hampir mirip dengan kopi Bali karena memiliki rasa floral, di mana ada nuansa harum coklat dan herbal ketika meminumnya. Aftertaste ‘smokey’ setelah meminumnya pun menjadi ciri khas dan keunikan tersendiri. Teksturnya yang lembut dan tidak berampas juga sangat ramah di mulut.
Baca Juga: Ketahui Pengertian Kopi Tubruk dan Cara Membuatnya
4. Kopi Jawa
Dalam produksinya, biji kopi Jawa umumnya menggunakan jenis Arabika dan dilakukan dengan metode wet processing, sehingga memiliki cita rasa yang tidak sekuat biji kopi lainnya. Namun, kopi jenis ini justru banyak dinikmati sebagian orang yang tidak menyukai rasa kuat pada kopi.
Kopi ini justru memiliki rasa yang ‘seimbang’ di lidah. Tingkat keasaman yang medium dan kekentalan yang juga tidak terlalu pekat menjadi kenikmatan tersendiri dari jenis kopi lainnya, di mana ada semilir aroma rempah yang dihasilkan.
5. Kopi Toraja
Kopi Toraja juga disebut sebagai Celebes Kalossi. Kopi asal Sulawesi Selatan ini menjadi favorit masyarakat benua Eropa. Dengan aroma yang sangat khas dan harum, dan tingkat keasaman yang rendah, membuat jenis kopi ini banyak disukai oleh banyak orang.
Hal ini bisa terjadi karena kopi Toraja di tanam di area pegunungan Sesean dengan ketinggian mencapai 1400 hingga 2100 pdpl. Terlebih lagi pohon-pohon kopi disana ditanam berdampingan dengan aneka tanaman rempah, sehingga tak heran jika kopi Toraja memiliki aroma rasa yang wangi dan khas.
Selain itu kopi ini juga memiliki keunikan dari rasanya yang cenderung floral dan fruity. Adapun dengan rasa kopi yang kuat dan sedikit kecut, meninggalkan aftertaste yang sangat unik di lidah.
Lihat Juga :