Viral! Pasien Ini 'Hidup Lagi' usai Dinyatakan Meninggal Dunia
Selasa, 17 Oktober 2023 - 12:28 WIB
loading...
Viral di media sosial seorang pasien hidup lagi usai dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan. Hal ini dialami oleh perempuan usia 50 tahun di Inggris. Foto/Getty Images
A
A
A
INGGRIS - Viral di media sosial seorang pasien hidup lagi usai dinyatakan meninggal dunia oleh petugas kesehatan. Hal ini dialami oleh perempuan usia 50 tahun di Inggris.
Dilansir dari BBC, Selasa (17/10/2023) ini berawal saat petugas kesehatan dari Layanan ambulans North East (NEAS) di Inggris menyatakan seorang pasien perempuan meninggal dunia .
Pasien itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Darlington Memorial untuk memastikan kematiannya. Namun, setibanya di rumah sakit, tidak ada yang menyangka jika perempuan tersebut hidup lagi dan terbangun.
Baca Juga: Viral! Pria di Singapura Tuntut Wanita yang Ditaksirnya Rp36 Miliar Gegara Cintanya Ditolak
Pertugas kesehatan NEAS rupanya salah mendiagnosis pasien. Karena kesalahan itu, mereka meminta maaf secara terbuka kepada pihak keluarga atas pernyataan salah tersebut. Penyelidikan lebih lanjut pun sedang dilakukan.
"Kami beritahu pihak keluarga atas kekeliruan ini dan penyelidikan lanjutan telah dimulai," kata Direktur paramedis NEAS Andrew Hodge.
Sebelum permintaan maaf disampaikan, NEAS telah merilis pernyataan resminya.
Dilansir dari BBC, Selasa (17/10/2023) ini berawal saat petugas kesehatan dari Layanan ambulans North East (NEAS) di Inggris menyatakan seorang pasien perempuan meninggal dunia .
Pasien itu sempat dibawa ke Rumah Sakit Darlington Memorial untuk memastikan kematiannya. Namun, setibanya di rumah sakit, tidak ada yang menyangka jika perempuan tersebut hidup lagi dan terbangun.
Baca Juga: Viral! Pria di Singapura Tuntut Wanita yang Ditaksirnya Rp36 Miliar Gegara Cintanya Ditolak
Pertugas kesehatan NEAS rupanya salah mendiagnosis pasien. Karena kesalahan itu, mereka meminta maaf secara terbuka kepada pihak keluarga atas pernyataan salah tersebut. Penyelidikan lebih lanjut pun sedang dilakukan.
"Kami beritahu pihak keluarga atas kekeliruan ini dan penyelidikan lanjutan telah dimulai," kata Direktur paramedis NEAS Andrew Hodge.
Sebelum permintaan maaf disampaikan, NEAS telah merilis pernyataan resminya.
Lihat Juga :