Mengenal Penyebab, dan Gejala Epilepsi yang Diidap Amanda Manopo
Rabu, 18 Oktober 2023 - 10:29 WIB
loading...
Amanda Manopo mengungkap mengidap epilepsi. Penyakit ini kerap kambuh saat artis 23 tahun tersebut merasa kelelahan hingga kejang akibat jadwal pekerjaan. Foto/Instagram Amanda Manopo
A
A
A
JAKARTA - Amanda Manopo mengungkap mengidap epilepsi . Penyakit ini kerap kambuh saat artis 23 tahun tersebut merasa kelelahan hingga kejang akibat jadwal pekerjaan yang padat.
Bahkan, epilepsi yang diidap Amanda sempat membuatnya nyaris meninggal dunia. Ini karena saat bintang film Indigo itu kejang, jalur pernapasannya tersedak.
"Gue epilepsi, jadi kalau capek banget dan diforsir terus gue tumbang," kata Amanda dikutip dari kanal YouTube Kemal Pahlevi, Rabu (18/10/2023).
"Pernah nyaris meninggal karena pas kejang jalur nafas gue tersedak," tambahnya.
Baca Juga: Amanda Manopo Idap Epilepsi, Mudah Kambuh saat Lelah
Dilansir dari Mayo Clinic, epilepsi merupakan suatu kondisi di otak yang mengalami kejang secara berulang. Ada banyak jenis epilepsi. Pada beberapa orang, penyebabnya dapat diketahui.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit diperkirakan 1,2 persen orang di Amerika Serikat menderita epilepsi aktif. Penyakit ini bisa memengaruhi orang-orang dari semua jenis kelamin, ras, latar belakang etnis dan usia.
Bahkan, epilepsi yang diidap Amanda sempat membuatnya nyaris meninggal dunia. Ini karena saat bintang film Indigo itu kejang, jalur pernapasannya tersedak.
"Gue epilepsi, jadi kalau capek banget dan diforsir terus gue tumbang," kata Amanda dikutip dari kanal YouTube Kemal Pahlevi, Rabu (18/10/2023).
"Pernah nyaris meninggal karena pas kejang jalur nafas gue tersedak," tambahnya.
Baca Juga: Amanda Manopo Idap Epilepsi, Mudah Kambuh saat Lelah
Dilansir dari Mayo Clinic, epilepsi merupakan suatu kondisi di otak yang mengalami kejang secara berulang. Ada banyak jenis epilepsi. Pada beberapa orang, penyebabnya dapat diketahui.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit diperkirakan 1,2 persen orang di Amerika Serikat menderita epilepsi aktif. Penyakit ini bisa memengaruhi orang-orang dari semua jenis kelamin, ras, latar belakang etnis dan usia.
Lihat Juga :