Peran Orang Tua dan Sekolah Cegah Perundungan di Kalangan Pelajar
Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, tidak ada ketegasan kebijakan sekolah kepada pelaku kasus bullying. Hal itu dapat mengakibatkan tersedianya ruang bagi pelaku untuk bebas dan tidak memberikan efek jera. Sebaiknya, setiap sekolah dan instansi mana pun harus menegakkan kebijakan yang tegas dalam memberantas tindakan bullying.
Tiara melanjutkan, tidak adanya alur yang jelas bagi korban untuk melaporkan kasus bullying. Hal itu menimbulkan rasa keraguan pada korban untuk berani speak up dan memberikan ruang nyaman untuk membagikan kejadian traumatisnya.
“Permasalahan bullying di sekolah merupakan hal yang sangat kompleks. Perlu adanya kesadaran dari pihak sekolah untuk menangani hal ini. Ditambah adanya media sosial yang menjadi sasaran empuk untuk melakukan cyberbullying di luar sekolah,” ungkapnya.
Orang tua juga memegang peran penting agar anak terhindar dari bullying. Salah satunya dengan komunikasi dua arah. Memberikan ruang nyaman pada anak untuk menceritakan apa yang telah terjadi serta tidak memberikan justifikasi pada anak.
“Kita sadari bahwa dalam penanganan bullying ini memerlukan berbagai pihak untuk turun tangan. Sudah bukan zamannya untuk menyalahkan satu sama lain pada permasalahan tersebut dan harus membentuk kerja sama yang baik dari berbagai lapisan,” tutur Tiara.
Tiara melanjutkan, tidak adanya alur yang jelas bagi korban untuk melaporkan kasus bullying. Hal itu menimbulkan rasa keraguan pada korban untuk berani speak up dan memberikan ruang nyaman untuk membagikan kejadian traumatisnya.
“Permasalahan bullying di sekolah merupakan hal yang sangat kompleks. Perlu adanya kesadaran dari pihak sekolah untuk menangani hal ini. Ditambah adanya media sosial yang menjadi sasaran empuk untuk melakukan cyberbullying di luar sekolah,” ungkapnya.
Peran Orang Tua dan Sekolah
Pada kasus ini, kedua pihak memegang peranan penting dalam pencegahan bullying. Yakni, peran orang tua dan sekolah. Sekolah harus membangun budaya aman bullying di sekolah. Hal tersebut dapat dimulai dari hal terkecil, dengan cara intoleransi dengan tindakan bullying sekecil apa pun oleh berbagai lapisan, baik dari petinggi maupun siswa di sekolah.Orang tua juga memegang peran penting agar anak terhindar dari bullying. Salah satunya dengan komunikasi dua arah. Memberikan ruang nyaman pada anak untuk menceritakan apa yang telah terjadi serta tidak memberikan justifikasi pada anak.
“Kita sadari bahwa dalam penanganan bullying ini memerlukan berbagai pihak untuk turun tangan. Sudah bukan zamannya untuk menyalahkan satu sama lain pada permasalahan tersebut dan harus membentuk kerja sama yang baik dari berbagai lapisan,” tutur Tiara.
(tsa)
Lihat Juga :