Peran Orang Tua dan Sekolah Cegah Perundungan di Kalangan Pelajar
Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:06 WIB
loading...
Psikolog Universitas Airlangga Tiara Diah Sosialita SPsi, Msi. Foto/Istimewa
A
A
A
SURABAYA - Kasus bullying di kalangan siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah atas belakangan ini meresahkan orang tua. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan angka 87 kasus bullying pada trisemester 2023.
Psikolog Universitas Airlangga (Unair) Tiara Diah Sosialita SPsi, Msi menyebut, kasus bullying telah terjadi sejak lama. Namun permasalahan tersebut belum tertangani dengan baik hingga kini.
Tiara mengungkapkan, masalah tersebut seharusnya mendapatkan perhatian khusus. Melihat dampak yang ditimbulkan oleh kasus bullying sangat besar dari sisi korban, pelaku, dan sanksi. Jika tidak segera ditangani bisa menjadi bad memories dan akan melekat hingga si anak dewasa serta berdampak pada keberlangsungan hidup.
“Permasalahan yang menahun ini sudah saatnya segera diberantas. Hal ini akan berdampak pada generasi muda sebagai penerus bangsa kita. Perlu adanya kolaborasi berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kita tidak bisa tinggal diam saja,” paparnya.
Tiara Diah menjelaskan, merujuk pada perspektif psikologi sosial, salah satu penyebab kasus bullying adalah karena adanya kesalahan pada norma sosial yang menormalisasi kasus bullying. Hal itu merupakan kesalahan yang fatal pada lingkungan sekolah.
Psikolog Universitas Airlangga (Unair) Tiara Diah Sosialita SPsi, Msi menyebut, kasus bullying telah terjadi sejak lama. Namun permasalahan tersebut belum tertangani dengan baik hingga kini.
Tiara mengungkapkan, masalah tersebut seharusnya mendapatkan perhatian khusus. Melihat dampak yang ditimbulkan oleh kasus bullying sangat besar dari sisi korban, pelaku, dan sanksi. Jika tidak segera ditangani bisa menjadi bad memories dan akan melekat hingga si anak dewasa serta berdampak pada keberlangsungan hidup.
“Permasalahan yang menahun ini sudah saatnya segera diberantas. Hal ini akan berdampak pada generasi muda sebagai penerus bangsa kita. Perlu adanya kolaborasi berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah tersebut. Kita tidak bisa tinggal diam saja,” paparnya.
Tiara Diah menjelaskan, merujuk pada perspektif psikologi sosial, salah satu penyebab kasus bullying adalah karena adanya kesalahan pada norma sosial yang menormalisasi kasus bullying. Hal itu merupakan kesalahan yang fatal pada lingkungan sekolah.
Lihat Juga :