Olahraga Sore dan Malam Hari Bisa Mencegah Diabetes
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh peserta menjalani pemeriksaan fisik dimana sampel darah diambil untuk mengukur kadar glukosa darah dan insulin saat berpuasa dan setelah makan. Mereka juga ditanyai tentang gaya hidup mereka dan beberapa dipilih untuk diukur kandungan lemak hatinya dengan pemindaian MRI.
Setelah proses pemeriksaan selesai, diambil 955 peserta untuk sample. Hasil tes mereka diberikan kombinasi accelerometer. Selain itu, peserta yang menjadi sample juga harus menggunakan monitor detak jantung selama empat hari empat malam berturut-turut untuk memantau pergerakan dan aktivitas mereka.
Kemudian, mereka dibagi menjadi jadi tiga kelompok berbeda. Ada yang berolahraga pukul 6.00-12.00 pagi, 12.00-18.00 siang dan sore, hingga 18.00-23.59 malam. Ketiga kelompok ini harus melakukan aktivitas fisik dan kuat pada waktu yang telah dijadwalkan.
Hasil penelitian
Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menemukan bahwa berolahraga di sore hari dikaitkan dengan penurunan resistensi insulin sebesar 18 persen dibandingkan dengan melakukan aktivitas seharian. Selain itu, melakukan olahraga di malam hari mampu menurunkan insulin sebesar 25%.
Peneliti juga menemukan bahwa waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat mengurangi kandungan lemak hati dan resistensi insulin.
Ricardo Correa, direktur Program Beasiswa Endokrinologi, Diabetes , dan Metabolisme di Fakultas Kedokteran Universitas Arizona menjelaskan bahwa resistensi insulin terjadi ketika sel berhenti merespons insulin.
Setelah proses pemeriksaan selesai, diambil 955 peserta untuk sample. Hasil tes mereka diberikan kombinasi accelerometer. Selain itu, peserta yang menjadi sample juga harus menggunakan monitor detak jantung selama empat hari empat malam berturut-turut untuk memantau pergerakan dan aktivitas mereka.
Kemudian, mereka dibagi menjadi jadi tiga kelompok berbeda. Ada yang berolahraga pukul 6.00-12.00 pagi, 12.00-18.00 siang dan sore, hingga 18.00-23.59 malam. Ketiga kelompok ini harus melakukan aktivitas fisik dan kuat pada waktu yang telah dijadwalkan.
Hasil penelitian
Dari hasil penelitian tersebut, peneliti menemukan bahwa berolahraga di sore hari dikaitkan dengan penurunan resistensi insulin sebesar 18 persen dibandingkan dengan melakukan aktivitas seharian. Selain itu, melakukan olahraga di malam hari mampu menurunkan insulin sebesar 25%.
Peneliti juga menemukan bahwa waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat mengurangi kandungan lemak hati dan resistensi insulin.
Ricardo Correa, direktur Program Beasiswa Endokrinologi, Diabetes , dan Metabolisme di Fakultas Kedokteran Universitas Arizona menjelaskan bahwa resistensi insulin terjadi ketika sel berhenti merespons insulin.
Lihat Juga :