5 Penyakit yang Berisiko Diidap Wanita usai Menopause

Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:25 WIB
loading...
5 Penyakit yang Berisiko...
Sejumlah penyakit berisiko diidap wanita usai menopause. Wanita yang tidak memiliki masalah kesehatan sebelum menopause dapat menghadapi lebih banyak masalah. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Sejumlah penyakit berisiko diidap wanita usai menopause . Wanita yang tidak memiliki masalah kesehatan sebelum menopause dapat menghadapi lebih banyak masalah setelah melalui perubahan tersebut.

Selain hilangnya estrogen, terjadi perubahan lain dalam tubuh yang dapat membahayakan kesehatan atau penyakit setelah menopause . Misalnya, tekanan darah, kolesterol jahat, dan trigliserida.

Meskipun setiap wanita menghadapi risiko unik berdasarkan genetika dan faktor lainnya, ada baiknya Anda memperhatikan cara melindungi diri dari penyakit yang dapat meningkatkan risiko setelah menopause.

Penyakit yang Berisiko Diidap Wanita usai Menopause



Berikut penyakit yang berisiko diidap wanita usai menopause dilansir dari Everyday Health, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Beragam Manfaat Vitamin D untuk Wanita Menopause

1. Penyakit Jantung


Wanita sering berpikir kanker payudara adalah ancaman terbesar mereka, namun bahaya paling signifikan yang dihadapi setelah menopause sebenarnya adalah penyakit jantung. Hampir sepertiga wanita mengidap penyakit kardiovaskular, dan tingkat serangan jantung pada wanita mulai meningkat sekitar satu dekade setelah menopause.

Alasan utamanya adalah estrogen membantu menjaga pembuluh darah tetap fleksibel, sehingga berkontraksi dan melebar untuk mengakomodasi aliran darah. Begitu estrogen berkurang, manfaat ini hilang. Ditambah dengan perubahan lain, seperti peningkatan tekanan darah yang dapat menebalkan dinding arteri, jantung wanita tiba-tiba menjadi rentan.

2. Osteoporosis


Wanita empat kali lebih mungkin terkena osteoporosis dibandingkan pria, yaitu penyakit di mana tulang menjadi tipis dan lemah serta lebih mudah patah. Ini berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada Mei 2017 di Journal of Clinical Medicine Research.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sebelum menopause, tulang wanita dilindungi oleh estrogen, tetapi pada tahun sebelum periode menstruasi terakhir dan berlanjut selama sekitar tiga tahun setelahnya, pengeroposan tulang terjadi dengan cepat.

Baca Juga: Benarkah Perempuan Menopause Rentan Alami Kolesterol Tinggi?

3. Berat Badan Bertambah


Menopause mempunyai pengaruh yang pasti terhadap metabolisme seorang wanita. Menurut penelitian dari SWAN yang diterbitkan pada Maret 2019 di jurnal JCI Insight, menopause menyebabkan tubuh Anda bertambah gemuk dan kehilangan massa jaringan tanpa lemak kira-kira dua tahun sebelum periode menstruasi terakhir hingga dua tahun memasuki masa menopause.

4. Infeksi Saluran Kemih


Setelah menopause, penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan jaringan vagina menjadi lebih tipis dan kering. Hal ini dapat memudahkan bakteri berkembang biak, yang pada akhirnya dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK).

Meskipun risiko ISK pada wanita bergantung pada faktor individu, seperti kesehatan secara keseluruhan, kejadian ISK umumnya meningkat seiring bertambahnya usia. Pada wanita di atas usia 65 tahun, angka kejadiannya kira-kira dua kali lipat dibandingkan wanita segala usia.

Baca Juga: 2 Gejala Utama Menopause yang Sering Disalahartikan

5. Inkontinensia Urine


Kesulitan mengendalikan kandung kemih bisa dimulai pada perimenopause dan berlanjut selama bertahun-tahun setelahnya. Di mana sekitar separuh wanita pascamenopause mengalami inkontinesja urine.

Jenis yang paling umum adalah inkontinensia urin karena stres, di mana batuk, bersin, atau aktivitas fisik menyebabkan kebocoran. Inkontinensia urgensi terjadi ketika kebocoran disertai dengan keinginan yang tidak terkendali untuk segera ke kamar mandi. Banyak wanita yang mengalami keduanya.
Dikirim dari iPhone saya
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raffi Ahmad Beberkan...
Raffi Ahmad Beberkan Penyakit yang Membuatnya Harus Operasi Setelah Pulang Haji
Waspada! Demam Anak...
Waspada! Demam Anak Turun Bisa Jadi Tanda Kondisi Memburuk
Kasus Hantavirus Ditemukan...
Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Kemenkes Pastikan Situasi Masih Terkendali
Meski Sudah Dinyatakan...
Meski Sudah Dinyatakan Sembuh Kanker Bisa Muncul Lagi, Ini Penjelasan Dokter
Mengenal Anemia Aplastik,...
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diduga Diderita Istri Pesulap Merah
RSUD Dr. Soetomo Ungkap...
RSUD Dr. Soetomo Ungkap Penyakit yang Perlu Diwaspadai Saat Natal dan Tahun Baru, Apa Saja?
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
4 Fakta Hantavirus yang...
4 Fakta Hantavirus yang Mewabah di Kapal Pesiar MV Hondius, Salah Satunya Belum Ada Obatnya
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved