Cerita Feby Febiola dan Vidi Aldiano Berjuang Melawan Kanker
Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, hal itu ternyata tidak terjadi. Feby justru merasa tersentuh dengan banyaknya dukungan dan doa dari para netizen. Ibu tiri Petra Sihombing ini juga mengatakan dirinya memiliki alasan tersendiri membuka kondisinya.
"Makanya setiap baca komen kalian yg menguatkan. airmata mau jatuh aja rasanya bersyukur banget dapat kata kata kekuatan yg menjadi energi buat aku. Aku doakan semua yg baik yg akan terjadi kepada kalian. Kenapa aku buka? Buat aku menyembunyikan penyakit itu gak enak, tau gak setiap kali aku sharing ke kalian hati aku merasa lega perlahan seperti melepaskan egoku yang selalu mau kelihatan sempurna," sambungnya.
Kini bintang film Tersanjung ini mulai menjalani hari-harinya dengan lebih santai. Ia pun menikmati setiap proses yang terjadi akibat kemoterapi yang dijalaninya, salah satunya adalah rambut Feby yang rontok. "Aku menjalani step by step sampai aku tahu rambutku akan rontok. Ya, aku nikmati prosesnya aja," tambah Feby.
Sebelumnya pada 2019, kisah perjuangan penyanyi Vidi Aldiano untuk bangkit setelah divonis kanker pun juga menjadi perhatian warganet. Selama 1 dekade menjalani karier bermusik, Vidi mengaku titik terendah dalam hidupnya ketika divonis penyakit kanker. (Baca juga: Batu Hitam Diduga Meteor yang Timpa Rumah Warga Ditawar Rp1 Miliar)
Penyanyi pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano ini pun mengalami fase terendah dalam hidup karena sempat divonis mengidap kanker. Ia bisa melaluinya dan kini berangsur membaik. Tahun ini, Vidi Aldiano kembali muncul dengan single barunya, ‘Bertahan Lewati Senja’ yang sedikit banyak kisah dalam lagu ini menceritakan pengalaman dan perasaannya kala mendengar vonis itu.
Menurut pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 ini, hari di mana ia divonis kanker merupakan hari terburuknya. “Hari itu hancur lah semua yang sudah gue buat 10 tahun ke belakang, semua usaha gue, semua challenges yang sudah gue siap hadapi di 2020 kayak rasanya sudah enggak ada artinya. Rasanya I was ready to die.” sebutnya.
Pelantun lagu Status Palsu ini menuturkan yang menyelamatkan hidupnya di saat-saat terpuruk adalah musik. “Terkadang saat gue sedang sedih banget, suara di kepala gue banyak banget. Satu-satunya cara yang bisa gue lakukan dan gue tahu, gue mengeluarkan satu-persatu itu dengan cara gue bikin musik.”
"Makanya setiap baca komen kalian yg menguatkan. airmata mau jatuh aja rasanya bersyukur banget dapat kata kata kekuatan yg menjadi energi buat aku. Aku doakan semua yg baik yg akan terjadi kepada kalian. Kenapa aku buka? Buat aku menyembunyikan penyakit itu gak enak, tau gak setiap kali aku sharing ke kalian hati aku merasa lega perlahan seperti melepaskan egoku yang selalu mau kelihatan sempurna," sambungnya.
Kini bintang film Tersanjung ini mulai menjalani hari-harinya dengan lebih santai. Ia pun menikmati setiap proses yang terjadi akibat kemoterapi yang dijalaninya, salah satunya adalah rambut Feby yang rontok. "Aku menjalani step by step sampai aku tahu rambutku akan rontok. Ya, aku nikmati prosesnya aja," tambah Feby.
Sebelumnya pada 2019, kisah perjuangan penyanyi Vidi Aldiano untuk bangkit setelah divonis kanker pun juga menjadi perhatian warganet. Selama 1 dekade menjalani karier bermusik, Vidi mengaku titik terendah dalam hidupnya ketika divonis penyakit kanker. (Baca juga: Batu Hitam Diduga Meteor yang Timpa Rumah Warga Ditawar Rp1 Miliar)
Penyanyi pemilik nama lengkap Oxavia Aldiano ini pun mengalami fase terendah dalam hidup karena sempat divonis mengidap kanker. Ia bisa melaluinya dan kini berangsur membaik. Tahun ini, Vidi Aldiano kembali muncul dengan single barunya, ‘Bertahan Lewati Senja’ yang sedikit banyak kisah dalam lagu ini menceritakan pengalaman dan perasaannya kala mendengar vonis itu.
Menurut pria kelahiran Jakarta, 29 Maret 1990 ini, hari di mana ia divonis kanker merupakan hari terburuknya. “Hari itu hancur lah semua yang sudah gue buat 10 tahun ke belakang, semua usaha gue, semua challenges yang sudah gue siap hadapi di 2020 kayak rasanya sudah enggak ada artinya. Rasanya I was ready to die.” sebutnya.
Pelantun lagu Status Palsu ini menuturkan yang menyelamatkan hidupnya di saat-saat terpuruk adalah musik. “Terkadang saat gue sedang sedih banget, suara di kepala gue banyak banget. Satu-satunya cara yang bisa gue lakukan dan gue tahu, gue mengeluarkan satu-persatu itu dengan cara gue bikin musik.”
Lihat Juga :