Elderly Program Bantu Pemenuhan Gizi untuk Perbaiki Kondisi Fisik dan Kualitas Hidup Lansia
Selasa, 31 Oktober 2023 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan ini, Health Provider Ajinomoto memberikan sharing session mengenai konsep Bijak Garam dengan mengurangi penggunaan garam dapur dan mengombinasikannya dengan MSG Ajinomoto untuk tetap mempertahankan kelezatan masakan, sekaligus mengurangi asupan natrium.
“Bijak Garam merupakan konsep memasak dengan mengurangi penggunaan garam dapur dan mengombinasikannya dengan MSG Ajinomoto untuk tetap mempertahankan kelezatan masakan walaupun penggunaan garamnya dikurangi. Konsep Bijak Garam ini jika diaplikasikan pada menu makanan harian lansia terbukti dapat menurunkan kadar natrium di dalam masakan namun tetap mempertahankan kelezatannya, sehingga nafsu makan dan asupan gizi lansia meningkat,” ungkap Sakinah, Health Provider dari Corporate Communications Dept PT Ajinomoto Indonesia.
“Pembuktian ini kami dapatkan melalui penelitian yang dilakukan sebelumnya, yakni penelitian Elderly Meal Project di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Unit Abiyoso dan BPSTW Budi Luhur Yogyakarta. Hasil penelitian yang kami jalankan menunjukkan bahwa menu rendah garam dalam program pemberian makan terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada lansia, yaitu SBP (Systolic Blood Pressure) dan DPB (Dyastolic Blood Pressure)," tambahnya.
Dalam rangkaian event ini, Ajinomoto juga menghadirkan spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Bunda Margonda dr. Diyah Eka Andayani, Sp.GK, yang memaparkan bahaya penyakit degenerative, hipertensi, dan strategi diet rendah garam sebagai solusi untuk pencegahannya.
“Berdasarkan data dari Riskesdas Kemenkes RI, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang paling dominan dialami oleh para lansia. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang terjadi akibat asupan natrium yang berlebih," ujar dr. Diyah.
“Bijak Garam merupakan konsep memasak dengan mengurangi penggunaan garam dapur dan mengombinasikannya dengan MSG Ajinomoto untuk tetap mempertahankan kelezatan masakan walaupun penggunaan garamnya dikurangi. Konsep Bijak Garam ini jika diaplikasikan pada menu makanan harian lansia terbukti dapat menurunkan kadar natrium di dalam masakan namun tetap mempertahankan kelezatannya, sehingga nafsu makan dan asupan gizi lansia meningkat,” ungkap Sakinah, Health Provider dari Corporate Communications Dept PT Ajinomoto Indonesia.
“Pembuktian ini kami dapatkan melalui penelitian yang dilakukan sebelumnya, yakni penelitian Elderly Meal Project di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Unit Abiyoso dan BPSTW Budi Luhur Yogyakarta. Hasil penelitian yang kami jalankan menunjukkan bahwa menu rendah garam dalam program pemberian makan terbukti dapat menurunkan tekanan darah pada lansia, yaitu SBP (Systolic Blood Pressure) dan DPB (Dyastolic Blood Pressure)," tambahnya.
Dalam rangkaian event ini, Ajinomoto juga menghadirkan spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Bunda Margonda dr. Diyah Eka Andayani, Sp.GK, yang memaparkan bahaya penyakit degenerative, hipertensi, dan strategi diet rendah garam sebagai solusi untuk pencegahannya.
“Berdasarkan data dari Riskesdas Kemenkes RI, hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang paling dominan dialami oleh para lansia. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang terjadi akibat asupan natrium yang berlebih," ujar dr. Diyah.
Lihat Juga :