10 Film Ini Terlalu Banyak Pakai Green Screen, Didominasi Fantasi
Kamis, 02 November 2023 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Disney sedang getol-getolnya membuat remake live-action dari film animasi klasik mereka. Salah satu yang sudah mereka buat adalah Alice in Wonderland. Disutradarai Tim Burton, film ini berkisah tentang Alice yang mengikuti seekor kelinci putih masuk ke lubang dan jatuh ke dunia fantasi.
Latar berwarna adalah kunci untuk membuat pemandangan di Alice in Wonderland. Ini juga membuat film itu terasa seperti film kartun aslinya yang dibuat pada 1963. Demi mewujudkan kedua hal tersebut, Tim harus menggunakan banyak green screen saat syuting film. Menurut Tim, ini adalah film pertama di mana dia menggunakan banyak green screen. Dia mengatakan, 90% film itu syuting dengan green screen selama sekitar 40 hari.
![10 Film Ini Terlalu Banyak Pakai Green Screen, Didominasi Fantasi]()
Foto: Collider
Sutradara: Sam Raimi
Pemeran: James Franco, Mila Kunis, Rachel Weisz, Michelle Williams, Zach Braff, Bill Cobbs
Dari Evil Dead sampai Spider-Man, Sam Raimi telah membuat banyak film selama bertahun-tahun. Pada 2013, dia membesut Oz: The Great and Powerful, yang merupakan prekuel film klasik 1939, The Wizard of Oz. Tapi, film Sam ini butuh lebih banyak efek visual dengan menggunakan green screen ketimbang yang mungkin dilakukan pada 1930-an.
Sebagian besar adegan Oz: The Great and Powerful syuting di Pontiac, Michigan. Sam menggunakan set betulan, tapi, banyak latar dan detailnya syuting dengan menggunakan green screen. Sekali lagi teknologi kunci chroma digunakan untuk menciptakan corak warna tertentu dari green screen. Sementara, aktor seperti Zach Braff dan Joey King mengambil gambar adegan mereka dengan blue screen untuk elemen motion capture film itu.
![10 Film Ini Terlalu Banyak Pakai Green Screen, Didominasi Fantasi]()
Foto: Game Rant
Sutradara: Jon Watts
Pemeran: Tom Holland, Zendaya Coleman, Marisa Tomei, J.K. Simmons, Benedict Cumberbatch, Willem Dafoe, Jamie Foxx, Alfred Molina, Tobey Maguire, Andrew Garfield
Spider-Man: No Way Home adalah film paling kompleks secara visual. Jadi, masuk akal kalau sebagian besar film itu syuting dengan green screen. Ketika Peter Parker meminta tolong Doctor Strange untuk membalik waktu sehingga tidak ada yang tahu kalau dia adalah Spider-Man, dia secara tidak sengaja membuka portal ke dunia lain. Akibatnya, sejumlah musuh Spidey dari dunia lain pun masuk MCU.
Seperti sebagian besar proyek MCU, No Way Home adalah film dengan efek khusus yang sangat banyak. Adegan di mana Doctor Strange membuka portal tidak bisa dibuka dengan set kehidupan nyata. Jadi, green screen dibutuhkan untuk membuat poin plot itu terlihat nyata. Banyak dari bagian itu syuting di Trilith Studios di Atlanta, dengan makeup dan tatanan rambut yang bahkan berasal dari syuting green screen yang diubah di pascaproduksi.
Baca Juga: 10 Film Disney Paling Mahal Sepanjang Masa, Ada yang Enggak Laku!
![10 Film Ini Terlalu Banyak Pakai Green Screen, Didominasi Fantasi]()
Foto: WIRED
Sutradara: Colin Trevorrow
Pemeran: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Laura Dern, Jeff Goldblum, Sam Neill, DeWanda Wise, Mamoudou Athie, BD Wong,
Omar Sy
Jurassic World: Dominion adalah seri ketiga serial Jurassic World. Film ini mengeksplorasi hubungan antara manusia dan dinosaurus kalau makhluk raksasa itu dibiarkan berkeliaran dengan bebas di bumi. Seperti film Jurassic Park, semuanya jadi memburuk dan CEO perusahaan misterius bernama Biosyn ingin mengeksploitasi dinosaurus demi keuntungan sendiri.
Dengan begitu banyaknya dinosaurus CGI yang dipakai, sebagian besar film itu syuting dengan green screen. Dari adegan air Bryce Dallas Howard ke adegan di mana geng jagoan kabur dari dinosaurus di lempengan es besar, tidak mungkin film itu bisa mendapatkan lanskap realistis itu dengan set biasa. Meskipun sutradara Jurassic World: Dominion merasa itu tidak penting, tapi, film ini membawa green screen dan teknologi CGI ke level baru.
Latar berwarna adalah kunci untuk membuat pemandangan di Alice in Wonderland. Ini juga membuat film itu terasa seperti film kartun aslinya yang dibuat pada 1963. Demi mewujudkan kedua hal tersebut, Tim harus menggunakan banyak green screen saat syuting film. Menurut Tim, ini adalah film pertama di mana dia menggunakan banyak green screen. Dia mengatakan, 90% film itu syuting dengan green screen selama sekitar 40 hari.
3. Oz: The Great and Powerful — 2013

Foto: Collider
Sutradara: Sam Raimi
Pemeran: James Franco, Mila Kunis, Rachel Weisz, Michelle Williams, Zach Braff, Bill Cobbs
Dari Evil Dead sampai Spider-Man, Sam Raimi telah membuat banyak film selama bertahun-tahun. Pada 2013, dia membesut Oz: The Great and Powerful, yang merupakan prekuel film klasik 1939, The Wizard of Oz. Tapi, film Sam ini butuh lebih banyak efek visual dengan menggunakan green screen ketimbang yang mungkin dilakukan pada 1930-an.
Sebagian besar adegan Oz: The Great and Powerful syuting di Pontiac, Michigan. Sam menggunakan set betulan, tapi, banyak latar dan detailnya syuting dengan menggunakan green screen. Sekali lagi teknologi kunci chroma digunakan untuk menciptakan corak warna tertentu dari green screen. Sementara, aktor seperti Zach Braff dan Joey King mengambil gambar adegan mereka dengan blue screen untuk elemen motion capture film itu.
2. Spider-Man: No Way Home — 2021

Foto: Game Rant
Sutradara: Jon Watts
Pemeran: Tom Holland, Zendaya Coleman, Marisa Tomei, J.K. Simmons, Benedict Cumberbatch, Willem Dafoe, Jamie Foxx, Alfred Molina, Tobey Maguire, Andrew Garfield
Spider-Man: No Way Home adalah film paling kompleks secara visual. Jadi, masuk akal kalau sebagian besar film itu syuting dengan green screen. Ketika Peter Parker meminta tolong Doctor Strange untuk membalik waktu sehingga tidak ada yang tahu kalau dia adalah Spider-Man, dia secara tidak sengaja membuka portal ke dunia lain. Akibatnya, sejumlah musuh Spidey dari dunia lain pun masuk MCU.
Seperti sebagian besar proyek MCU, No Way Home adalah film dengan efek khusus yang sangat banyak. Adegan di mana Doctor Strange membuka portal tidak bisa dibuka dengan set kehidupan nyata. Jadi, green screen dibutuhkan untuk membuat poin plot itu terlihat nyata. Banyak dari bagian itu syuting di Trilith Studios di Atlanta, dengan makeup dan tatanan rambut yang bahkan berasal dari syuting green screen yang diubah di pascaproduksi.
Baca Juga: 10 Film Disney Paling Mahal Sepanjang Masa, Ada yang Enggak Laku!
1. Jurassic World: Dominion — 2022

Foto: WIRED
Sutradara: Colin Trevorrow
Pemeran: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Laura Dern, Jeff Goldblum, Sam Neill, DeWanda Wise, Mamoudou Athie, BD Wong,
Omar Sy
Jurassic World: Dominion adalah seri ketiga serial Jurassic World. Film ini mengeksplorasi hubungan antara manusia dan dinosaurus kalau makhluk raksasa itu dibiarkan berkeliaran dengan bebas di bumi. Seperti film Jurassic Park, semuanya jadi memburuk dan CEO perusahaan misterius bernama Biosyn ingin mengeksploitasi dinosaurus demi keuntungan sendiri.
Dengan begitu banyaknya dinosaurus CGI yang dipakai, sebagian besar film itu syuting dengan green screen. Dari adegan air Bryce Dallas Howard ke adegan di mana geng jagoan kabur dari dinosaurus di lempengan es besar, tidak mungkin film itu bisa mendapatkan lanskap realistis itu dengan set biasa. Meskipun sutradara Jurassic World: Dominion merasa itu tidak penting, tapi, film ini membawa green screen dan teknologi CGI ke level baru.
(alv)
Lihat Juga :