Komik Garuda Squad Resmi Dikenalkan di Indonesia Comic Con x DG Con 2023, Angkat Perjuangan Atlet Sepak Bola
Minggu, 05 November 2023 - 18:09 WIB
loading...
A
A
A
Chris Lie selaku editor komik Garuda Squad pun menjelaskan bahwa komik ini menyasar segala usia sehingga style yang digunakan begitu ekspresif dengan kiblat Manga (komik Jepang) agar pembaca tetap familiar.
"Kalau dari sisi rating komik ini semua umur, memang ini menjangkau pembaca dari SD sampai remaja. Nah dari situ mencoba mencari satu style ekspresif, seru dan dinamis dengan eksekusi ke arah komik Jepang biar lebih familiar. Secara gambar cukup universal jadi bisa dinikmati dari SD sampe remaja,"ujar Chris Lie
Adapun karakter yang dibentuk oleh Ockto menghadirkan para pemain yang memiliki ciri khas tersendiri, disatukan layaknya sebuah tim sepak mewakili berbagai daerah di Indonesia.
Pembentukan karakter dari setiap pemain pun cukup unik dengan range usia 16-17 tahun sesuai dengan tim yang dibentuk dari kelompok umur 17. Ockto mencontohkan karakter Anggoro asal Banten yang menjadi Playmaker lantaran biasanya Anggoro membantu bapaknya menjadi kenek bis. Biasanya penumpang, di Garuda Squad Anggoto mengatur timnya.
Contoh lain karakter Erizal, pemain berusi 17 tahun asal Makassar. Erizal yang terbiasa membantu kakaknya di pasar, menjadi handal bermain dengan telur. Telur tersebut menjadi perumpamaan dari bola sehingga Erizal mahir beraktraksi dengan bolanya.
"Kalau dari sisi rating komik ini semua umur, memang ini menjangkau pembaca dari SD sampai remaja. Nah dari situ mencoba mencari satu style ekspresif, seru dan dinamis dengan eksekusi ke arah komik Jepang biar lebih familiar. Secara gambar cukup universal jadi bisa dinikmati dari SD sampe remaja,"ujar Chris Lie
Adapun karakter yang dibentuk oleh Ockto menghadirkan para pemain yang memiliki ciri khas tersendiri, disatukan layaknya sebuah tim sepak mewakili berbagai daerah di Indonesia.
Pembentukan karakter dari setiap pemain pun cukup unik dengan range usia 16-17 tahun sesuai dengan tim yang dibentuk dari kelompok umur 17. Ockto mencontohkan karakter Anggoro asal Banten yang menjadi Playmaker lantaran biasanya Anggoro membantu bapaknya menjadi kenek bis. Biasanya penumpang, di Garuda Squad Anggoto mengatur timnya.
Contoh lain karakter Erizal, pemain berusi 17 tahun asal Makassar. Erizal yang terbiasa membantu kakaknya di pasar, menjadi handal bermain dengan telur. Telur tersebut menjadi perumpamaan dari bola sehingga Erizal mahir beraktraksi dengan bolanya.
Lihat Juga :