Review Film Dua Pilar Satu Atap: Drama Keluarga tentang Indahnya Bertoleransi

Rabu, 22 November 2023 - 14:58 WIB
loading...
A A A
Review Film Dua Pilar Satu Atap: Drama Keluarga tentang Indahnya Bertoleransi

Foto:Shockfilm

Walaupun, tradisi buang anak ini belum saya temui literatur maupun faktanya dalam warga Tionghoa, yang bisa jadi cuma rekaan untuk keperluan dramatisasi cerita. Meskipun tradisi ini ada di kalangan masyarakat suku Jawa, dengan syarat si anak yang dititipkan ke keluarga jauhnya bakal diambil lagi setelah beberapa tahun.

Satu hal yang pasti, pesan toleransi antar-agama dalam film ini terasa begitu kuat. Halus tapi terasa pekat tertanam di benak penonton. Sesuatu yang dirasa sangat penting mengingat buruknya situasi toleransi antar umat beragama di negeri ini. Seharusnya ada lebih banyak film-film dengan pesan subtil toleransi yang bisa dilihat penonton.

Ini agar di alam bawah sadar banyak orang bisa menyadari betapa indahnya tolerasi itu, tanpa terkesan menggurui atau mendoktrin. Di negara yang majemuk dengan beragam budaya, etnis dan agama, belakangan ini rasa toleransi masyarakat mulai menipis berganti dengan rasa chauvinisme dan sektarianisme yang merusak dasar negara kita.

Memupuk rasa toleransi memang tidak semudah itu apalagi bila ego memiliki privilese mayoritas dan mengganggap orang lain yang berbeda sebagai sesuatu yang aneh dan wajib dipersekusi.

Masih terngiang bagaimana tragedi kerusuhan Mei 1998 di ingatan banyak orang, bagaiamana catatan kelam ini akan mewarnai sejarah Indonesia selamanya. Kini, tradisi toleransi bangsa kita yang terkenal ramah-tamah mulai terlihat pupus pelan-pelan , dengan maraknya aksi intoleran yang bisa kita lihat di portal-portal berita.

Review Film Dua Pilar Satu Atap: Drama Keluarga tentang Indahnya Bertoleransi

Foto: Shockfilm

Film sebagai media hiburan atau eskapisme bagi mereka yang kontemplatif, adalah sarana persuasif yang cukup efektif. Di zaman Perang Dunia II, NAZI bahkan memproduksi film-film propaganda. Ini dibalas melalui film propaganda buatan pemerintah Inggris yg menjadi portfolio awal sutradara kondang Alfred Hitchcock yang menyutradarai beberapa filmnya saat itu.

Dengan format audio visual, penonton film dapat tersugesti untuk mengambil 'sesuatu' dari film tersebut. Pengalaman menonton film pun juga sebuah penagalaman subyektif yang dirasa berbeda-beda dari tiap sudut pandang penontonnya. Maka bisa jadi film yang menurut si A bagus, tapi dianggap si B biasa-biasa saja, atau bahkan dicap buruk oleh si C.

Dalam adegan dalam film klasik Stanley Kubrik, A Clockwork Orange, bahkan diperlihatkan suatu adegan saat karakter utama yang diperankan Malcolm McDowell dipaksa menonton banyak sajian audio visual untuk proses cuci otaknya. Adegan ini mengilhami banyak film-film lain setelahnya untuk menggambarkan adegan cuci otak melalui eksperimen paksa subjeknya untuk menonton banyak adegan yang diulang-ulang.

Hal ini juga secara tidak langsung menunujukkan bahwa pesan subtil yang disisipi dalam media film secara terus-menerus bisa mempengaruhi pola pikir seseorang secara perlahan tapi pasti. Mengutip istilah populer dari judul film Christopher Nolan, proses insepsi bisa dilakukan melalui medium film.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Rekomendasi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Berita Terkini
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
Bring Back My Heart...
Bring Back My Heart Jadi Pilihan Microdrama Romantis yang Seru di V+Short
Terinspirasi Rafathar,...
Terinspirasi Rafathar, Nagita Slavina Gelar Kompetisi Basket SMA
Nathalie Holscher Ungkap...
Nathalie Holscher Ungkap Alasan Mantap Nikahi Arief Fadli
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved