Ini 2 Film Terpilih Festival Film Bulanan dari Lokus 10
Kamis, 23 November 2023 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Sementara untuk film fiksi Sa Pu Nama Moses, Rahma menilai film tersebut menarik.
“Sa Pu Na Ma Moses itu simple movie yang enak ditonton, bisa dinikmati,” nilai Rahma.
Walaupun demikian, Rahma berpesan agar para kreator dari kedua film terpilih itu terus berlatih membuat film pendek.
“Secara teknis kedua film ini masih butuh banyak latihan. Oleh karena itu, silakan untuk lebih banyak melihat referensi dari film-film yang menang kompetisi seperti apa. Kemudian lebih banyak mengikuti workshop film, dan banyakin lagi pengalaman bikin film yang diikutsertakan di festival,” beber Rahma.
Saran Rahma tersebut senada dengan pendapat dari sinematografer Batara Goempar, yang juga bertindak sebagai kurator. Marcel, sapaan akrabnya, menyatakan, untuk segi teknis tidak ada yang baru.
“Kalau berbicara dari segi technicality sebetulnya baik-baik saja. Maksudnya exposure dan lain sebagainya baik-baik saja. Walaupun ada di beberapa part ada yang under exposure atau hyper exposure terus suaranya juga lumayan, tapi kalau melihat isiannya menurut saya nggak ada yang baru. Semua mengangkat tentang budaya mereka. Kemudian ceritanya juga standar, tapi untuk technicality-nya menurut saya, teman-teman di lokus 10 cukup di luar dugaan,” papar Marcel.
“Sa Pu Na Ma Moses itu simple movie yang enak ditonton, bisa dinikmati,” nilai Rahma.
Walaupun demikian, Rahma berpesan agar para kreator dari kedua film terpilih itu terus berlatih membuat film pendek.
“Secara teknis kedua film ini masih butuh banyak latihan. Oleh karena itu, silakan untuk lebih banyak melihat referensi dari film-film yang menang kompetisi seperti apa. Kemudian lebih banyak mengikuti workshop film, dan banyakin lagi pengalaman bikin film yang diikutsertakan di festival,” beber Rahma.
Saran Rahma tersebut senada dengan pendapat dari sinematografer Batara Goempar, yang juga bertindak sebagai kurator. Marcel, sapaan akrabnya, menyatakan, untuk segi teknis tidak ada yang baru.
“Kalau berbicara dari segi technicality sebetulnya baik-baik saja. Maksudnya exposure dan lain sebagainya baik-baik saja. Walaupun ada di beberapa part ada yang under exposure atau hyper exposure terus suaranya juga lumayan, tapi kalau melihat isiannya menurut saya nggak ada yang baru. Semua mengangkat tentang budaya mereka. Kemudian ceritanya juga standar, tapi untuk technicality-nya menurut saya, teman-teman di lokus 10 cukup di luar dugaan,” papar Marcel.
Lihat Juga :