Dianggap Efektif Turunkan Angka Kejadian DBD, Begini Pola Penyebaran Nyamuk Wolbachia

Minggu, 26 November 2023 - 03:12 WIB
loading...
Dianggap Efektif Turunkan...
Nyamuk berwolbachia dianggap efektif menurunkan angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) dan kasus rawat inap di rumah sakit akibat penyakit tersebut. Foto/iStock
A A A
JAKARTA - Nyamuk berwolbachia dianggap efektif menurunkan angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) dan kasus rawat inap di rumah sakit akibat penyakit tersebut.

Wolbachia sendiri merupakan bakteri yang hanya dapat hidup di dalam tubuh serangga, termasuk nyamuk. Sifat alami bakteri ini tidak dapat bertahan hidup di luar sel tubuh serangga dan tidak bisa mereplikasi diri tanpa bantuan serangga inangnya.

Sejak beberapa tahun terakhir para peneliti dari Universitas Gadjah Mada melakukan implementasi nyamuk berwolbachia di Yogyakarta.

Baca Juga: Peneliti UGM Tegaskan Nyamuk Wolbachia Tidak Menginfeksi Manusia

Pengajar dan peneliti Universitas Gadjah Mada Prof dr Adi Utarini, M.Sc, MPH, Ph.D menjelaskan, pada prinsipnya metode ini memanfaatkan bakteri alami wolbachia yang dimasukkan ke dalam nyamuk aedes aegypti penyebab demam berdarah.

Prof Uut pun menjelaskan pola metode penyebaran nyamuk berwolbachia yang dilakukan di Yogyakarta. Pihaknya meletakkan telur nyamuk aedes aegypti di dalam ember kecil kemudian diberi air dan pakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
Waspada Hantavirus,...
Waspada Hantavirus, Kenali Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Lingkungan Terbuka Lebih Aman dari Penularan Hantavirus
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Waspadai Penyebaran Hantavirus Andes
Rekomendasi
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Sarwendah Laporkan Ruben...
Sarwendah Laporkan Ruben Onsu ke KPAI Terkait Pengasuhan dan Nafkah Anak
Juara MasterChef Indonesia...
Juara MasterChef Indonesia Ini Pernah Kesurupan, Pengakuan Stephanie Mayerson Ini Bikin Bulu Kuduk Merinding
Menekraf Tegaskan AI...
Menekraf Tegaskan AI Hanya Asisten, Bukan Pengganti Kreator atau Musisi
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved