Cerita Dokter Bedah di Gaza, Kondisi Pasien dan Rumah Sakit bak Sedang Alami Kiamat
Selasa, 28 November 2023 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Melihat seluruh kejadian selama 43 hari di ruang operasi rumah sakit Gaza, Ghassan Abu Sittah mengatakan kalau dirinya mengalami masa-masa sulit. Ia menggambarkan keadaan rumah sakit seperti apokaliptik, kehancuran dunia pada akhir zaman atau kiamat.
Lebih lanjut, dalam konferensi pers di London, Ghassan Abu Sittah berbicara tentang cedera yang ditanganinya selama bertugas di Gaza. Ia mengungkapkan, sebagian besar luka korban adalah luka ledakan.
“Sebagian besar cedera pada awalnya adalah luka ledakan, dan ini adalah trauma jaringan lunak yang parah, trauma wajah yang parah, dan beberapa patah tulang," kata Ghassan.
"Seiring berjalannya waktu, kita melihat diperkenalkannya bom pembakar. Di mana pasien harus mengalami lebih dari 40% dari total luas permukaan tubuh mereka terbakar,” lanjutnya.
Baca Juga: Nobar Film Tentang Hamas yang Digelar Gal Gadot Sepi Penonton
Lebih parah lagi, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembakkan bom fosfor putih di daerah padat penduduk. Menurut Ghassan, luka akibat fosfor ini sangat sulit diobati.
Lebih lanjut, dalam konferensi pers di London, Ghassan Abu Sittah berbicara tentang cedera yang ditanganinya selama bertugas di Gaza. Ia mengungkapkan, sebagian besar luka korban adalah luka ledakan.
“Sebagian besar cedera pada awalnya adalah luka ledakan, dan ini adalah trauma jaringan lunak yang parah, trauma wajah yang parah, dan beberapa patah tulang," kata Ghassan.
"Seiring berjalannya waktu, kita melihat diperkenalkannya bom pembakar. Di mana pasien harus mengalami lebih dari 40% dari total luas permukaan tubuh mereka terbakar,” lanjutnya.
Baca Juga: Nobar Film Tentang Hamas yang Digelar Gal Gadot Sepi Penonton
Lebih parah lagi, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembakkan bom fosfor putih di daerah padat penduduk. Menurut Ghassan, luka akibat fosfor ini sangat sulit diobati.
Lihat Juga :