Kasus Pneumonia Misterius di China Tinggi, Kemenkes Perketat Pengawasan
Rabu, 29 November 2023 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
“Meskipun kita tidak melakukan travel banned, tetapi kami meminta teman-teman Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk bisa berkoordinasi dengan maskapai, apabila menemukan penumpang yang memiliki gejala-gejala influenza,” kata Imran saat konferensi pers tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian Mycoplasma Pneumonia di Indonesia, Rabu (29/11/2023).
Sementara lewat surat edaran yang belum lama ini dikeluarkan oleh Kemenkes, pemerintah meminta KKP melakukan pemantauan perkembangan kasus pneumonia misterius ini. Khususnya pada negara-negara yang terjangkit di tingkat global.
Pengawasan itu dilakukan kepada orang (awak, personel, dan penumpang), alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, binatang pembawa penyakit di pelabuhan, dan bandar udara. Begitu juga dengan pos lintas batas negara.
Baca Juga: Mengenal Wabah Pneumonia yang Terjadi di China, Benarkah Disebabkan Virus Baru?
“Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) baik itu rumah sakit, klinik, puskesmas, meminta agar mereka juga bersiap-siap melakukan penanganan akibat keluhan mycoplasma pneumonia jika diperlukan," pungkasnya.
Sementara lewat surat edaran yang belum lama ini dikeluarkan oleh Kemenkes, pemerintah meminta KKP melakukan pemantauan perkembangan kasus pneumonia misterius ini. Khususnya pada negara-negara yang terjangkit di tingkat global.
Pengawasan itu dilakukan kepada orang (awak, personel, dan penumpang), alat angkut, barang bawaan, lingkungan, vektor, binatang pembawa penyakit di pelabuhan, dan bandar udara. Begitu juga dengan pos lintas batas negara.
Baca Juga: Mengenal Wabah Pneumonia yang Terjadi di China, Benarkah Disebabkan Virus Baru?
“Fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) baik itu rumah sakit, klinik, puskesmas, meminta agar mereka juga bersiap-siap melakukan penanganan akibat keluhan mycoplasma pneumonia jika diperlukan," pungkasnya.
(dra)
Lihat Juga :