Kasus Pneumonia Misterius Meningkat, Ini Langkah Pencegahannya
Kamis, 30 November 2023 - 05:50 WIB
loading...
Protokol kesehatan penting untuk kembali diberlakukan sebagai upaya mencegah penularan serta penambahan kasus pneumonia. Foto Ilustrasi/iStock
A
A
A
JAKARTA - China terus mengalami peningkatan kasus pneumonia akut yang menyerang anak-anak dan lansia. Hal ini membuat beberapa negara di dunia kembali waspada terhadap penularan penyakit tersebut.
Dikutip dari Aljazeera, Kamis (30/11/2023), WHO dan tenaga kesehatan di China mengimbau seluruh masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan seperti di era pandemi COVID-19. Mulai dari rutin mencuci tangan, memakai masker, serta saling menjaga jarak.
Baca Juga: Kasus Pneumonia Misterius di China Tinggi, Kemenkes Perketat Pengawasan
Protokol kesehatan tersebut penting untuk kembali diberlakukan sebagai upaya dalam mencegah penularan serta penambahan kasus tiap hari. Dikabarkan pada Provinsi Liaoning di China, banyak masyarakat yang mengantre demi mendapatkan pengobatan di rumah sakit pengobatan tradisional.
Tenaga kesehatan juga sangat khawatir melihat lonjakan kasus yang menyerang orang-orang yang dalam kondisi rentan tertular penyakit seperti anak-anak, lansia, bahkan ibu hamil.
Dikutip dari Hindustan Times, Konsultan Unit Perawatan Intensif Anak asal India, dr Dhirendra Pratap Singh juga menambahkan terkait upaya pencegahan penyebaran penyakit pneumonia misterius.
Ia menyarankan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dan jangan berikan antibiotik pada anak tanpa melakukan konsultasi pada dokter.
Baca Juga: 5 Fakta Pneumonia, Penyakit yang Tengah Mewabah di China
“Disarankan untuk mendapatkan vaksinasi yang direkomendasikan, melakukan tes penyakit serta memastikan perawatan medis dan ventilasi yang baik. Rekomendasi lainnya adalah tidak mengonsumsi antibiotik tanpa konsultasi dengan dokter,” kata dr Singh.
Upaya preventif ini diharapkan bisa menekan kasus pneumonia misterius. Kita juga perlu menjaga kekebalan imunitas agar tidak mudah tertular, apalagi menularkan penyakit di lingkungan sekitar.
Kemudian membengkaknya kasus ini memunculkan kekhawatiran bagi berbagai pihak. Sehingga semua masyarakat membutuhkan informasi yang lebih detail dan pasti mengenai cara penanggulangan serta langkah pencegahan yang baik.
Dikutip dari Aljazeera, Kamis (30/11/2023), WHO dan tenaga kesehatan di China mengimbau seluruh masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan seperti di era pandemi COVID-19. Mulai dari rutin mencuci tangan, memakai masker, serta saling menjaga jarak.
Baca Juga: Kasus Pneumonia Misterius di China Tinggi, Kemenkes Perketat Pengawasan
Protokol kesehatan tersebut penting untuk kembali diberlakukan sebagai upaya dalam mencegah penularan serta penambahan kasus tiap hari. Dikabarkan pada Provinsi Liaoning di China, banyak masyarakat yang mengantre demi mendapatkan pengobatan di rumah sakit pengobatan tradisional.
Tenaga kesehatan juga sangat khawatir melihat lonjakan kasus yang menyerang orang-orang yang dalam kondisi rentan tertular penyakit seperti anak-anak, lansia, bahkan ibu hamil.
Dikutip dari Hindustan Times, Konsultan Unit Perawatan Intensif Anak asal India, dr Dhirendra Pratap Singh juga menambahkan terkait upaya pencegahan penyebaran penyakit pneumonia misterius.
Ia menyarankan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi dan jangan berikan antibiotik pada anak tanpa melakukan konsultasi pada dokter.
Baca Juga: 5 Fakta Pneumonia, Penyakit yang Tengah Mewabah di China
“Disarankan untuk mendapatkan vaksinasi yang direkomendasikan, melakukan tes penyakit serta memastikan perawatan medis dan ventilasi yang baik. Rekomendasi lainnya adalah tidak mengonsumsi antibiotik tanpa konsultasi dengan dokter,” kata dr Singh.
Upaya preventif ini diharapkan bisa menekan kasus pneumonia misterius. Kita juga perlu menjaga kekebalan imunitas agar tidak mudah tertular, apalagi menularkan penyakit di lingkungan sekitar.
Kemudian membengkaknya kasus ini memunculkan kekhawatiran bagi berbagai pihak. Sehingga semua masyarakat membutuhkan informasi yang lebih detail dan pasti mengenai cara penanggulangan serta langkah pencegahan yang baik.
(tsa)
Lihat Juga :