Covid-19 Varian Baru Hantui Singapura dan Amerika, Ahli Ungkap Gejala Serta Bahayanya

Selasa, 05 Desember 2023 - 09:30 WIB
loading...
Covid-19 Varian Baru...
Singapura dan Amerika tengah dihantui Covid-19 varian baru. Virus ini diberi nama EG.5 yang membuat banyak orang merasa khawatir, termasuk masyarakat Indonesia. Foto/Getty Images
A A A
JAKARTA - Singapura dan Amerika tengah dihantui Covid-19 varian baru . Virus yang menyebar dengan cepat ini diberi nama EG.5 yang membuat banyak orang merasa khawatir, termasuk masyarakat Indonesia.

Ini karena Indonesia dan Singapura merupakan negara tetangga dan berdekatan sehingga berisiko tinggi dihantui Covid-19 varian baru. Selain itu, banyak orang memutuskan liburan akhir tahun ke Singapura dan Amerika .

"Singapura dan Amerika sedang berhadapan dengan strain baru virus Covid-19 yaitu EG.5. Di Amerika, per Agustus 2023, strain EG.5 menyumbang 17 persen kasus," kata ahli kesehatan Prof. Dr. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM dikutip melalui akun X pribadinya, Selasa (5/12/2023).

"Lalu kenaikan kasus Covid-19 di Singapura meningkat dua kali lipat," sambungnya.

Covid-19 Varian Baru Hantui Singapura dan Amerika, Ahli Ungkap Gejala Serta Bahayanya

Foto/Infografis SINDOnews

Baca Juga: Ahli Kesehatan Duga Kasus Covid-19 di Indonesia Sedang Melonjak



Kementerian Kesehatan Singapura, dijelaskan Prof Zubairi, menduga kenaikan kasus Covid-19 di negaranya disebabkan karena masa liburan akhir tahun. Karena itu, masyarakat Indonesia pun diminta melakukan antisipasi sebagai bentuk pencegahan.

"Bukan tidak mungkin Indonesia juga akan mengalami. Sebagai informasi, seminggu ini saya ada tiga pasien baru Covid-19 yang berkonsultasi kepada saya," jelasnya.

"Oleh karena itu, mari kita mengenal strain terbaru Covid-19 yang sedang ‘menghantui’ Singapura dan Amerika sebagai bentuk antisipasi," tambahnya.

Sementara itu, Covid-19 varian EG.5 berkaitan erat dengan varian XBB. Virus baru ini mempunyai mutasi yang bisa menghindari kekebalan yang dimiliki tubuh yang dibentuk karena terinfeksi maupun vaksinasi.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Warga Malaysia Diminta Kembali Pakai Masker

EG.5, disebut Prof Zubairi patut untuk diwaspadai dan mendapat perhatian khusus mengingat peningkatan jumlah kasusnya cukup cepat di Singapura dan Amerika. Namun, sampai saat ini laporan yang ada menunjukkan bahwa jumlah kasusnya masih cukup rendah.

"Pesatnya peningkatan kasus inilah yang menjadikan varian EG.5 perlu diberikan perhatian lebih," ujarnya.

Sedangkan gejala virus baru ini sama dengan varian Covid-19 lainnya. Orang lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan lainnya harus memperhatikan gejala di pernapasan. "Jika mengalaminya maka segera lakukan tes Covid ya," ungkapnya.

Menurut salah satu ahli virologi dari Amerika mengatakan bahwa sebagian dari peningkatan kasus Covid-19 ini karena kekebalan tubuh masyarakat yang sudah menurun. Pasalnya, sudah cukup lama tidak melakukan booster, sehingga virus dengan mudah masuk dan menyebar ke dalam tubuh.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Melonjak di Malaysia, Lebih dari 3 Ribu Orang Terinfeksi dalam Sepekan

Menteri Kesehatan Singapura juga mengatakan hal serupa dan merekomendasikan untuk adanya penambahan dosis vaksin. “Di Amerika sendiri ada vaksin Covid-19 terbaru yang base on varian mirip dengan EG.5 yaitu varian XBB. Jadi seharusnya bisa melindungi,” pungkasnya.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Ressa Rizky Ungkap Persiapan...
Ressa Rizky Ungkap Persiapan Bertemu Aisha di Singapura, Sudah Tanya Kesukaan Sang Adik
Bandara Changi Bangun...
Bandara Changi Bangun Terminal Privat Mewah untuk Penumpang Premium
Wisata Ultra Mewah Asia,...
Wisata Ultra Mewah Asia, Hotel All-Suite di Samping Marina Bay Sands Rampung 2030
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Infografis
Sudah Ada di Indonesia,...
Sudah Ada di Indonesia, Kenali Gejala Covid-19 Varian Omicron XBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved