3 Gejala Varian EG.5 yang Bikin Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak
Kamis, 07 Desember 2023 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
EG.5 merupakan subvarian turunan dari Omicron XBB.1.9.2. Virus ini mempunyai satu mutasi yang dapat menghindari kekebalan yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dari respon varian serta vaksin sebelumnya.
Varian ini sejatinya sudah menjadi perbincangan sejak awal Oktober 2023. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri mengklasifikasikan EG.5 sebagai variant of interest.
Sama halnya dengan Covid-19 varian lainnya, EG.5 menimbulkan beberapa gejala yang cenderung pada saluran pernapasan bagian atas. Berikut gejalanya yang harus diwaspadai seperti dilansir dari Yale Medicine.
1. Pilek
2. Sakit tenggorokan
3. Flu
Baca Juga: Covid-19 Varian Baru Hantui Singapura dan Amerika, Ahli Ungkap Gejala Serta Bahayanya
"Namun, pada kelompok usia 65 tahun ke atas atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, infeksi EG.5 bisa menyebabkan sakit parah," terang dr Scott Roberts, dokter spesialis penyakit menular Yale Medicine.
“Gejalanya sama dengan varian lainnya. Untuk para lansia sebagai kelompok rentan Covid-19 diharapkan untuk memperhatikan gejala di pernapasan. Jika mengalaminya maka segera lakukan tes Covid ya,” tambah Prof Zubairi.
Varian ini sejatinya sudah menjadi perbincangan sejak awal Oktober 2023. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri mengklasifikasikan EG.5 sebagai variant of interest.
Sama halnya dengan Covid-19 varian lainnya, EG.5 menimbulkan beberapa gejala yang cenderung pada saluran pernapasan bagian atas. Berikut gejalanya yang harus diwaspadai seperti dilansir dari Yale Medicine.
1. Pilek
2. Sakit tenggorokan
3. Flu
Baca Juga: Covid-19 Varian Baru Hantui Singapura dan Amerika, Ahli Ungkap Gejala Serta Bahayanya
"Namun, pada kelompok usia 65 tahun ke atas atau mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, infeksi EG.5 bisa menyebabkan sakit parah," terang dr Scott Roberts, dokter spesialis penyakit menular Yale Medicine.
“Gejalanya sama dengan varian lainnya. Untuk para lansia sebagai kelompok rentan Covid-19 diharapkan untuk memperhatikan gejala di pernapasan. Jika mengalaminya maka segera lakukan tes Covid ya,” tambah Prof Zubairi.
Lihat Juga :