Dukung Palestina, Konser Roger Waters Pink Floyd Coba Diboikot Israel
Jum'at, 08 Desember 2023 - 04:22 WIB
loading...
A
A
A
Hasilnya, Konfederasi Pekerja Amerika Latin memberikan ruang bagi Waters dan krunya, yang menurut mereka dilakukan sebagai solidaritas terhadap "pembelaan hak asasi manusia", menurut situs berita Argentina, Pagina 12.
Waters juga mengatasi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza, di mana jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel dan kampanye darat militer telah meningkat menjadi 16.200 orang, menurut Associated Press.
“Hati dan otak saya begitu penuh dengan semua intrik politik dan kemanusiaan dalam permasalahan Gaza, mengenai permasalahan Palestina saat ini sehingga saya merasa sulit untuk melarikan diri dari hal tersebut dan semua omong kosong yang saya alami, mengalaminya di Amerika Selatan dengan mereka yang mencoba membatalkan pertunjukan saya," kata Waters.
“Kami tahu persis seperti apa sikap mereka (Israel) terhadap warga Palestina, karena saat ini mereka sedang melakukan genosida di Gaza,” ujar Roger Waters.
Pendiri Pink Floyd yang sudah berusia 80 tahun ini mengklaim bahwa para pelobi Israel mencoba mengorganisir sebuah "boikot luar biasa berdasarkan kebohongan jahat," dan menyangkal klaim mereka bahwa ia antisemit dan mengatakan bahwa hal itu "tidak masuk akal." Dia kemudian membandingkan kritiknya dengan kepala propagandis rezim Nazi yang terkenal kejam, Joseph Goebbels.
Waters juga mengatasi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza, di mana jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel dan kampanye darat militer telah meningkat menjadi 16.200 orang, menurut Associated Press.
“Hati dan otak saya begitu penuh dengan semua intrik politik dan kemanusiaan dalam permasalahan Gaza, mengenai permasalahan Palestina saat ini sehingga saya merasa sulit untuk melarikan diri dari hal tersebut dan semua omong kosong yang saya alami, mengalaminya di Amerika Selatan dengan mereka yang mencoba membatalkan pertunjukan saya," kata Waters.
“Kami tahu persis seperti apa sikap mereka (Israel) terhadap warga Palestina, karena saat ini mereka sedang melakukan genosida di Gaza,” ujar Roger Waters.
Pendiri Pink Floyd yang sudah berusia 80 tahun ini mengklaim bahwa para pelobi Israel mencoba mengorganisir sebuah "boikot luar biasa berdasarkan kebohongan jahat," dan menyangkal klaim mereka bahwa ia antisemit dan mengatakan bahwa hal itu "tidak masuk akal." Dia kemudian membandingkan kritiknya dengan kepala propagandis rezim Nazi yang terkenal kejam, Joseph Goebbels.
Lihat Juga :