Studi: Menikah Dapat Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi
Senin, 11 Desember 2023 - 09:55 WIB
loading...
A
A
A
“Banyak orang tahu bahwa tekanan darah tinggi umum terjadi pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua, namun kami terkejut menemukan bahwa di antara banyak pasangan lanjut usia, keduanya adalah pasangan suami dan istri menderita tekanan darah tinggi,” kata penulis studi tersebut, Dr Chihua Li.
“Misalnya, di AS, di antara lebih dari 35 persen pasangan yang berusia 50 tahun atau lebih, keduanya menderita tekanan darah tinggi,” sambungnya.
Temuan ini muncul setelah penelitian sebelumnya yang dilakukan di wilayah kecil, regional, atau satu negara menunjukkan bahwa suami istri memiliki status tekanan darah dan penyakit lain yang sama. Namun penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengamati pasangan di berbagai negara berpendapatan tinggi dan menengah.
Sebagai bagian dari penelitian, para peneliti menganalisis pengukuran tekanan darah pada 3.989 pasangan di AS, 1.086 pasangan Inggris, 6.514 pasangan China, dan 22.389 pasangan India. Untuk memenuhi syarat, mereka sudah menikah atau menggambarkan diri sebagai pasangan dan tinggal serumah.
Baca Juga: 11 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat
Pengukuran tekanan darah mereka dilakukan pada satu titik waktu. Di antara pasangan di Inggris, prevalensi kedua pasangan memiliki tekanan darah tinggi paling tinggi yaitu 47 persen. Angka ini dibandingkan dengan hampir 38 persen pasangan di AS, 21 persen pasangan di China, dan 20 persen pasangan di India.
“Misalnya, di AS, di antara lebih dari 35 persen pasangan yang berusia 50 tahun atau lebih, keduanya menderita tekanan darah tinggi,” sambungnya.
Temuan ini muncul setelah penelitian sebelumnya yang dilakukan di wilayah kecil, regional, atau satu negara menunjukkan bahwa suami istri memiliki status tekanan darah dan penyakit lain yang sama. Namun penelitian ini merupakan penelitian pertama yang mengamati pasangan di berbagai negara berpendapatan tinggi dan menengah.
Sebagai bagian dari penelitian, para peneliti menganalisis pengukuran tekanan darah pada 3.989 pasangan di AS, 1.086 pasangan Inggris, 6.514 pasangan China, dan 22.389 pasangan India. Untuk memenuhi syarat, mereka sudah menikah atau menggambarkan diri sebagai pasangan dan tinggal serumah.
Baca Juga: 11 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat
Pengukuran tekanan darah mereka dilakukan pada satu titik waktu. Di antara pasangan di Inggris, prevalensi kedua pasangan memiliki tekanan darah tinggi paling tinggi yaitu 47 persen. Angka ini dibandingkan dengan hampir 38 persen pasangan di AS, 21 persen pasangan di China, dan 20 persen pasangan di India.
Lihat Juga :