Apa Itu Hipotermia? Ini Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati
Senin, 11 Desember 2023 - 15:46 WIB
loading...
Hipotermia adalah kondisi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksi panasnya. Suhu tubuh normal adalah sekitar 37 derajat celsisus. Foto/Mass General Brigham
A
A
A
JAKARTA - Hipotermia adalah kondisi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksi panasnya, sehingga menyebabkan suhu tubuh sangat rendah. Suhu tubuh normal adalah sekitar 37 derajat celsisus.
Namun, hipotermia terjadi saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat celsius. Ketika suhu tubuh turun, jantung, sistem saraf, dan organ lainnya tidak dapat bekerja secara normal.
Dilansir dari Mayo Clinic, Senin (11/12/2023) jika tidak diobati, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan total pada jantung dan sistem pernapasan dan akhirnya kematian.
Baca Juga: Alami Hipotermia, Peserta Squid Game: The Challenge Tuntut Netflix
Perawatan utama atau pengobatan untuk hipotermia adalah metode untuk menghangatkan tubuh kembali ke suhu normal. Orang yang mengalami hipotermia karena terpapar cuaca dingin atau air dingin juga rentan mengalami pembekuan jaringan tubuh, pembusukan dan kematian jariangan akibat gangguan aliran darah.
Menggigil merupakan gejala pertama yang dirasakan penderita hipotermia. Ini karena pertahanan otomatis tubuh Anda terhadap suhu dingin dan upaya untuk menghangatkan diri. Berikut tanda dan gejala hipotermia lainnya.
1. Gemetaran
2. Ucapan tidak jelas atau bergumam
3. Nafas lambat dan pendek
4. Denyut nadi lemah
5. Kecanggungan atau kurangnya koordinasi
6 . Mengantuk atau energi sangat rendah
7. Kebingungan atau kehilangan ingatan
8 . Penurunan kesadaran
9. Kulit merah cerah dan dingin
Penderita hipotermia biasanya tidak menyadari kondisinya karena gejalanya seringkali muncul secara bertahap. Selain itu, kondisi bingung yang terkait dengan hipotermia menghalangi kesadaran diri. Pemikiran yang membingungkan juga dapat mengarah pada perilaku pengambilan risiko.
Baca Juga: Cara Mengatasi Hipotermia, Lakukan 5 Langkah Ini!
Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada yang dihasilkannya. Penyebab paling umum dari hipotermia adalah paparan kondisi cuaca dingin atau air dingin.
Namun, kontak yang terlalu lama dengan lingkungan yang lebih dingin dari suhu tubuh dapat menyebabkan hipotermia jika Anda tidak berpakaian dengan tepat atau tidak dapat mengendalikan kondisinya.
Adapun kondisi lain yang menyebabkan hipotermia meliputi:
1. Mengenakan pakaian yang tidak cukup hangat untuk kondisi cuaca
2. Berada di udara dingin terlalu lama
3. Tidak bisa melepaskan pakaian basah atau pindah ke tempat yang hangat dan kering
4. Jatuh ke dalam air, seperti pada kecelakaan perahu
5. Tinggal di rumah yang terlalu dingin, bisa jadi karena pemanas ruangan yang buruk atau terlalu banyak AC
Baca Juga: Dinkes DKI Jakarta Laporkan 2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
Namun, hipotermia terjadi saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat celsius. Ketika suhu tubuh turun, jantung, sistem saraf, dan organ lainnya tidak dapat bekerja secara normal.
Dilansir dari Mayo Clinic, Senin (11/12/2023) jika tidak diobati, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan total pada jantung dan sistem pernapasan dan akhirnya kematian.
Cara Mengobati Hipotermia
Baca Juga: Alami Hipotermia, Peserta Squid Game: The Challenge Tuntut Netflix
Perawatan utama atau pengobatan untuk hipotermia adalah metode untuk menghangatkan tubuh kembali ke suhu normal. Orang yang mengalami hipotermia karena terpapar cuaca dingin atau air dingin juga rentan mengalami pembekuan jaringan tubuh, pembusukan dan kematian jariangan akibat gangguan aliran darah.
Gejala Hipotermia
Menggigil merupakan gejala pertama yang dirasakan penderita hipotermia. Ini karena pertahanan otomatis tubuh Anda terhadap suhu dingin dan upaya untuk menghangatkan diri. Berikut tanda dan gejala hipotermia lainnya.
1. Gemetaran
2. Ucapan tidak jelas atau bergumam
3. Nafas lambat dan pendek
4. Denyut nadi lemah
5. Kecanggungan atau kurangnya koordinasi
6 . Mengantuk atau energi sangat rendah
7. Kebingungan atau kehilangan ingatan
8 . Penurunan kesadaran
9. Kulit merah cerah dan dingin
Penderita hipotermia biasanya tidak menyadari kondisinya karena gejalanya seringkali muncul secara bertahap. Selain itu, kondisi bingung yang terkait dengan hipotermia menghalangi kesadaran diri. Pemikiran yang membingungkan juga dapat mengarah pada perilaku pengambilan risiko.
Baca Juga: Cara Mengatasi Hipotermia, Lakukan 5 Langkah Ini!
Penyebab Hipotermia
Hipotermia terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada yang dihasilkannya. Penyebab paling umum dari hipotermia adalah paparan kondisi cuaca dingin atau air dingin.
Namun, kontak yang terlalu lama dengan lingkungan yang lebih dingin dari suhu tubuh dapat menyebabkan hipotermia jika Anda tidak berpakaian dengan tepat atau tidak dapat mengendalikan kondisinya.
Adapun kondisi lain yang menyebabkan hipotermia meliputi:
1. Mengenakan pakaian yang tidak cukup hangat untuk kondisi cuaca
2. Berada di udara dingin terlalu lama
3. Tidak bisa melepaskan pakaian basah atau pindah ke tempat yang hangat dan kering
4. Jatuh ke dalam air, seperti pada kecelakaan perahu
5. Tinggal di rumah yang terlalu dingin, bisa jadi karena pemanas ruangan yang buruk atau terlalu banyak AC
Baca Juga: Dinkes DKI Jakarta Laporkan 2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia
(dra)
Lihat Juga :