Wamenparekraf Ajak Seluruh Pihak Manfaatkan Era Bonus Demografi untuk Kembangkan Pariwisata
Rabu, 13 Desember 2023 - 15:33 WIB
loading...
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Parekraf 2023 hari kedua di Bandung, Rabu (13/12/2023). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengajak kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, serta sejumlah stake holder Pariwisata dan ekonomi kratif untuk memanfaatkan era bonus demografi dalam mengembangkan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Tanah Air.
“Indonesia hari ini telah memasuki era bonus demografi, yang artinya usia produktif 15-64 tahun ini lebih besar dari usia yang tidak produktif. Puncaknya nanti akan kita raih di sekitar tahun 2030, dan dari situ nanti kita akan turun sampai 2040-an. Diharapkan masyarakat kita di usia produktif bisa memberikan kontribusi maksimal untuk ekonomi kreatif dan pariwisata,” papar Wamenparekraf pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Parekraf 2023 hari kedua di Bandung, Rabu (13/12/2023).
Wamenparekraf mengharapkan dalam waktu yang singkat ini, seluruh pihak bekerja dengan serius guna memaksimalkan bonus demografi dalam mencapai Indonesia Emas di tahun 2045 yang lebih sejahtera.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal untuk Dukung Pelaku Usaha Parekraf Agar Naik Kelas
“Ini waktunya sangat singkat. Momentum ini tidak akan datang dua kali dalam sejarah sebuah negara. Kalau Indonesia tidak dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik, maka akan selamanya terjebak dalam kondisi middle income trapped. Hal ini berarti pendapatan rata-rata masyarakat tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan,” beber Angela.
Wamenparekraf menjelaskan, banyak peluang yang dapat digarap dari bonus demografi ini terutama untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dari sisi ekonomi kreatif dengan keragaman budaya dan sumber daya alam yang bernilai dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.
“Indonesia hari ini telah memasuki era bonus demografi, yang artinya usia produktif 15-64 tahun ini lebih besar dari usia yang tidak produktif. Puncaknya nanti akan kita raih di sekitar tahun 2030, dan dari situ nanti kita akan turun sampai 2040-an. Diharapkan masyarakat kita di usia produktif bisa memberikan kontribusi maksimal untuk ekonomi kreatif dan pariwisata,” papar Wamenparekraf pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Parekraf 2023 hari kedua di Bandung, Rabu (13/12/2023).
Wamenparekraf mengharapkan dalam waktu yang singkat ini, seluruh pihak bekerja dengan serius guna memaksimalkan bonus demografi dalam mencapai Indonesia Emas di tahun 2045 yang lebih sejahtera.
Baca Juga: Angela Tanoesoedibjo Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal untuk Dukung Pelaku Usaha Parekraf Agar Naik Kelas
“Ini waktunya sangat singkat. Momentum ini tidak akan datang dua kali dalam sejarah sebuah negara. Kalau Indonesia tidak dapat memanfaatkan momentum ini dengan baik, maka akan selamanya terjebak dalam kondisi middle income trapped. Hal ini berarti pendapatan rata-rata masyarakat tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan,” beber Angela.
Wamenparekraf menjelaskan, banyak peluang yang dapat digarap dari bonus demografi ini terutama untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dari sisi ekonomi kreatif dengan keragaman budaya dan sumber daya alam yang bernilai dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.
Lihat Juga :