Imunisasi Bayi di Tengah Pandemi, Bisakah Ditunda?

Kamis, 30 April 2020 - 17:00 WIB
loading...
A A A
Dalam kegiatan Expert Class tersebut, JOHNSON'S menghadirkan dua narasumber, yaitu artis Tasya Kamila dan Dr. Attila Dewanti, Sp.A(K), spesialis anak yang berpraktik di RSIA Brawijaya Jakarta. Kedua narasumber berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai perawatan anak jika sakit atau butuh vaksinasi selama pandemi.

Dr. Attila mengatakan, selama masa pandemi, alangkah baik jika orangtua menunda untuk membawa anak ke dokter/rumah sakit, kecuali muncul tanda-tanda gawat darurat. Adapun tanda-tanda gawat darurat yang dimaksud adalah sesak napas atau biru pada bibir, diare terus menerus atau muntah-muntah disertai lemas, nyeri perut hebat, pendarahan terus menerus, kejang atau penurunan kesadaran atau kelumpuhan, demam tinggi selama 3 hari atau lebih, demam pada neonatus, serta kecelakaan seperti keracunan, menelan benda asing, dan digigit hewan berbisa.

“Sedangkan untuk jadwal vaksinasi, pada April 2019 IDAI telah mengeluarkan beberapa panduan terkait vaksinasi anak. Penting bagi orangtua untuk memastikan bahwa anak mereka mengikuti panduan jadwal vaksinasi yang berlaku, terutama untuk vaksinasi pertama (Hepatitis B0, BCG, Polio 0, dan DTP+Hib+HepB1). Sedangkan untuk vaksinasi lanjutan, penundaan maksimal 2 minggu. Namun, penundaan ini tentu akan disesuaikan dengan waktu dan kondisi penyebaran COVID-19 di Indonesia. Selama masa penundaan, orangtua harus tetap terhubung dengan fasilitas kesehatan untuk pengaturan jadwal. Sementara fasilitas kesehatan akan mengatur pemisahan waktu pelayanan vaksinasi dan pelayanan anak sakit,” beber Dr. Attila.

Maka itu, selama masa pandemi, penting bagi orangtua untuk memperhatikan kesehatan anak dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri, lalu mengajari anak cara mencuci tangan menggunakan sabun secara benar, menerapkan etika batuk, hingga menggunakan masker saat berada di luar ruang.

“Sebagai orangtua yang memiliki bayi, tentu kita jadi lebih sering khawatir dan waspada terhadap virus corona yang sedang mawabah. Sejak awal mewabah, saya dan keluarga sudah mengurangi kegiatan di luar rumah, menghindari tempat berkumpulnya banyak orang, dan menerapkan imbauan pemerintah untuk pembatasan jarak fisik. Sedangkan untuk menghindari risiko penyebaran COVID-19, terutama pada anak, saya selalu mengingatkan orang-orang di rumah untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan menerapkan etika batuk,” tutup Tasya Kamila.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Hanya Sehat, Olahraga...
Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
World Allergy Week 2026,...
World Allergy Week 2026, Dorong Anak Aktif dan Cerdas Sejak Dini
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Menerapkan Cukai MBDK...
Menerapkan Cukai MBDK 2026: Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Studi IHDC: Keterkaitan...
Studi IHDC: Keterkaitan Stunting, Anemia, dan Gizi terhadap Daya Ingat Anak
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved