Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini

Senin, 18 Mei 2026 - 13:38 WIB
loading...
Jangan Tunggu Keluhan,...
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan kesehatan mata anak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan kesehatan mata anak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Aktivitas visual anak yang semakin intens melalui gadget, tablet, televisi, hingga aktivitas belajar digital membuat risiko gangguan penglihatan pada usia dini menjadi semakin kompleks. Melihat kondisi tersebut, Optik Tunggal menghadirkan program pemeriksaan mata anak dengan pendekatan standar internasional yang akan berlangsung pada 16 Mei 2026 di Optik Tunggal Next Generation Kelapa Gading 3 yang merupakan optik khusus anak satu-satunya di Asia Tenggara.

Program ini ditujukan bagi anak usia 5–12 tahun dengan fokus pada pediatric vision screening atau pemeriksaan visual anak melalui pendekatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak. Pemeriksaan dilakukan oleh optometris Optik Tunggal yang telah mendapatkan pelatihan pediatric vision care dengan dukungan Dr. Scarlett Cacayuran Salva, O.D dari Centro Escolar University, Manila, Philippines sebagai Expert Advisor dalam program ini.

Doli Rosmiaty, Direktur Operasional Retail Optik Tunggal menyampaikan bahwa meningkatnya aktivitas visual anak saat ini membuat pemeriksaan mata anak perlu dipandang lebih serius dibanding sebelumnya. Menurutnya, pemeriksaan mata anak tidak dapat disamakan dengan pemeriksaan dewasa karena membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan empatik.

“Anak-anak saat ini memiliki aktivitas visual yang jauh lebih intens dibanding generasi sebelumnya. Namun awareness terhadap pentingnya pemeriksaan mata anak secara berkala masih belum menjadi prioritas di banyak keluarga. Anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka merasa nyaman terlebih dahulu. Karena itu, kami membangun Optik Tunggal Next Generation bukan hanya sebagai optik anak, tetapi sebagai ruang pediatric vision care yang mempertimbangkan pengalaman anak secara menyeluruh,” ujar Doli Rosmiaty.

Dalam pendekatan pediatric vision screening, pemeriksaan mata anak tidak hanya berfokus pada hasil refraksi semata, tetapi juga memperhatikan aspek perkembangan visual, kemampuan komunikasi, serta kenyamanan anak selama proses pemeriksaan berlangsung. Melalui program ini, setiap anak akan menjalani pemeriksaan visus mata meliputi pemeriksaan minus, plus, dan silinder dengan durasi sekitar 30 menit termasuk sesi konsultasi.

Menurut Dr. Scarlet Cacayuran Salva, O.D, deteksi dini terhadap gangguan penglihatan pada anak memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka secara keseluruhan.

“Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi sejak dini dapat memengaruhi kemampuan belajar anak, kemampuan motorik, pemahaman membaca, hingga perkembangan mereka secara keseluruhan. Karena itu, intervensi sejak awal sangat penting untuk membantu mendukung perkembangan visual anak yang sehat,” jelas Dr. Scarlet Cacayuran Salva, O.D.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Sering Melewatkan Sarapan, Risiko Diabetes Bisa Meningkat
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Sirosis,...
Jangan Tunggu Sirosis, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Hati Sejak Dini
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Berita Terkini
Nobar Piala Dunia 2026...
Nobar Piala Dunia 2026 Berlatar Laut Flores Jadi Pengalaman Langka
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
Infografis
Penyebab 135 Anak di...
Penyebab 135 Anak di Bojonegoro Nikah Dini pada Januari-April 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved