Selain ISPA, 3 Penyakit Ini Rentan Menyerang di Musim Hujan
Selasa, 19 Desember 2023 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
“Masuknya bakteri ke dalam saluran pencernaan ini menyebabkan suhu tubuh yang naik turun, nyeri kepala, nyeri otot, nyeri perut kanan atas, perasaan tidak nyaman pada perut, mual muntah, diare, hingga terjadinya perdarahan usus, syok, hingga penururan kesadaran,” ujar Ira
Kedua, leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira dengan reservoir utama yakni tikus. Urine dari tikus yang terinfeksi leptospira merupakan sumber yang paling patogen.
Perantara utama penularan melalui air dan tanah yang sudah tercemar urine tikus, masuk melalui luka yang ada di kulit. Kebanyakan kasus ini terjadi pada musim hujan dikarenakan leptospira bisa bertahan dalam air selama beberapa bulan.
“Masuknya bakteri ke dalam tubuh ini menyebabkan suhu tubuh yang naik secara mendadak disertai menggigil, nyeri kepala, nyeri otot, mual mutah, pada fase lanjutan muncul gejala batuk, nyeri dada, hingga batuk darah dan penurunan kesadaran,” terang Ira.
Ketiga, DBD atau DHF (Dengue Haemoragic Fever). Ini merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue yang diperantai oleh nyamuk Aedes Aegepty dan Aedes Albopticus. Kasus DHF meningkat pada musim hujan karena nyamuk membutuhkan media air untuk berkembang biak. Masuknya virus dengue ke dalam tubuh menyebabkan suhu tubuh yang naik secara mendadak, lemah dan lesu, nyeri kepala, nyeri otot, persendian dan tulang, mual muntah, nyeri perut.
Kedua, leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira dengan reservoir utama yakni tikus. Urine dari tikus yang terinfeksi leptospira merupakan sumber yang paling patogen.
Perantara utama penularan melalui air dan tanah yang sudah tercemar urine tikus, masuk melalui luka yang ada di kulit. Kebanyakan kasus ini terjadi pada musim hujan dikarenakan leptospira bisa bertahan dalam air selama beberapa bulan.
“Masuknya bakteri ke dalam tubuh ini menyebabkan suhu tubuh yang naik secara mendadak disertai menggigil, nyeri kepala, nyeri otot, mual mutah, pada fase lanjutan muncul gejala batuk, nyeri dada, hingga batuk darah dan penurunan kesadaran,” terang Ira.
Ketiga, DBD atau DHF (Dengue Haemoragic Fever). Ini merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue yang diperantai oleh nyamuk Aedes Aegepty dan Aedes Albopticus. Kasus DHF meningkat pada musim hujan karena nyamuk membutuhkan media air untuk berkembang biak. Masuknya virus dengue ke dalam tubuh menyebabkan suhu tubuh yang naik secara mendadak, lemah dan lesu, nyeri kepala, nyeri otot, persendian dan tulang, mual muntah, nyeri perut.
Lihat Juga :