Alasan WHO Larang Vape, Bikin Kecanduan hingga Pengaruhi Otak
Kamis, 28 Desember 2023 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
Imbasnya, ketika Anda mulai merokok atau vaping, reseptor ini akan memberikan respons peningkatan kebutuhan akan nikotin. Jadi, saat Anda berhenti merokok atau vaping, reseptor itu tidak akan ikut menghilang juga.
Meski kandungan vape bebas dari tembakau, nikotin tetap cepat meningkatkan ketergantungan. Hal ini disebabkan karena nikotin dalam bentuk apa pun dapat memicu melepaskan neurotransmitter seperti adrenalin dan dopamine, yang memiliki dampak pada sistem tubuh.
Baca Juga: 5 Tanda Sakit Kepala Tidak Normal, Waspada Jika Disertai Demam
Dopamine yang mempengaruhi otak dapat menyebabkan ingin nikotin lebih banyak lagi. Bahkan, menurut studi Harvard yang dikutip oleh situs Medical Daily mengungkapkan, bahwa ada zat lain yang juga aditif, yakni pyrazine.
Pyrazine juga dapat memperkuat kualitas nikotin. Zat tersebut juga ditemukan pada rokok elektrik.
Meski kandungan vape bebas dari tembakau, nikotin tetap cepat meningkatkan ketergantungan. Hal ini disebabkan karena nikotin dalam bentuk apa pun dapat memicu melepaskan neurotransmitter seperti adrenalin dan dopamine, yang memiliki dampak pada sistem tubuh.
Baca Juga: 5 Tanda Sakit Kepala Tidak Normal, Waspada Jika Disertai Demam
Dopamine yang mempengaruhi otak dapat menyebabkan ingin nikotin lebih banyak lagi. Bahkan, menurut studi Harvard yang dikutip oleh situs Medical Daily mengungkapkan, bahwa ada zat lain yang juga aditif, yakni pyrazine.
Pyrazine juga dapat memperkuat kualitas nikotin. Zat tersebut juga ditemukan pada rokok elektrik.
(tdy)
Lihat Juga :